GORONTALO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berupaya menciptakan ruang berekspresi yang aman bagi generasi penerus bangsa.
Lewat momen Hari Anak Nasional, Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, baru saja meresmikan rencana program dialog rutin bersama Forum Anak daerah setempat.
Agenda pertemuan interaktif ini dijadwalkan berlangsung secara konsisten pada setiap tanggal 23 setiap bulannya.
Baca juga: Ada Gorontalo, Ini Daftar 10 Provinsi dengan Kepemilikan Akta Kelahiran Tertinggi Tahun 2025
Pemerintah sengaja merancang forum khusus ini sebagai saluran resmi penyampaian keluh kesah dan aspirasi anak.
Kabar gembira ini diumumkan langsung saat puncak perayaan Hari Anak Nasional ke-42 bergulir pada hari Rabu, 22 Juli 2026 kemarin.
Peringatan tingkat kabupaten tersebut diselenggarakan dengan konsep santai secara lesehan di kawasan Taman Limboto.
Baca juga: SD Negeri di Kota Gorontalo ini Sepi Peminat, Kepsek: Alhamdulillah Masih Dapat Tiga Murid Baru
Suasana akrab begitu terasa saat anak-anak duduk beralaskan tikar bersama para pemimpin daerah mereka.
“Kami ingin anak-anak memiliki ruang untuk menyampaikan pendapatnya," kata Sofyan.
Pemerintah daerah menjamin pemenuhan hak dasar anak mulai dari akses kesehatan hingga administrasi kependudukan.
Baca juga: Apa Itu Universitas Republik Indonesia yang Baru Dibentuk Prabowo?
Sofyan juga menegaskan komitmen kuatnya untuk memberantas segala bentuk kekerasan dan diskriminasi sistemik terhadap anak.
Praktik eksploitasi merugikan seperti mempekerjakan anak di bawah umur di jalanan tidak akan pernah diberi ampun.
"Pemerintah hadir untuk mendengar dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi,” ujar Sofyan.
Langkah progresif perlindungan anak ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur Gorontalo, Ida Syaidah.
Ia memuji keseriusan pemerintah kabupaten dalam membangun ekosistem lingkungan sosial yang benar-benar ramah anak.
Ia juga turut berpesan agar anak-anak mulai membiasakan penerapan pola hidup yang sehat setiap hari.
"Generasi muda juga dituntut selalu rajin belajar demi memaksimalkan potensi diri menyambut visi Indonesia Emas 2045," katanya.
Momen perayaan bersejarah ini diharapkan mampu mempererat kolaborasi nyata antara pemerintah, pihak sekolah, dan keluarga.
Sinergi seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas tumbuh kembang anak di Kabupaten Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan