Wabup Gorontalo, Tonny S.Junus, buka kegiatan pembelajaran tahun 2026 (Humas Pemkab Gorontalo)
GORONTALO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo semakin serius memperhatikan mutu pendidikan di luar jalur sekolah reguler.
Langkah strategis ini diambil demi menggenjot kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.
Sokongan dana segar senilai Rp1,7 miliar telah dikucurkan langsung oleh pemerintah pusat pada tahun ini.
Anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk menjalankan program keaksaraan hingga pemberdayaan perempuan.
Peresmian program pembelajaran tahun 2026 ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus.
Acara pembukaan tersebut berlangsung meriah di Ballroom Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada hari Jumat, 24 Juli 2026.
Baca juga: Mengenal Kiprah dan Profil Tokoh Budaya Pelestari Kesenian di Gorontalo
Tonny menegaskan bahwa peningkatan mutu masyarakat tidak boleh hanya bergantung pada jalur pendidikan formal semata.
Penguatan literasi dan kecakapan hidup dinilai menjadi kunci penting bagi kemandirian warga setempat.
Ia turut menyematkan pesan khusus bagi seluruh pengajar dan peserta yang hadir.
Baca juga: Hari Anak Nasional ke-42, Bupati Gorontalo: Kami Ingin Anak-Anak Punya Ruang Berpendapat
“Kepada para tutor, pamong belajar, dan fasilitator, dampingilah warga belajar dengan ketulusan dan kesabaran. Kepada seluruh peserta, jangan pernah berhenti belajar karena usia bukanlah penghalang untuk terus meningkatkan kualitas diri,” ujar Tonny.
Antusiasme masyarakat daerah terhadap inisiatif pendidikan alternatif ini rupanya terus mengalami lonjakan tajam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo