Senin, 08 JUNI 2026 • 10:49 WIB

Dorong Hilirisasi Perkebunan, Pemkab Gorontalo Salurkan Ribuan Bibit Kelapa ke Warga

Author

Bupati Gprontalo, Sofyan Puhi serahkan bantuan ribuan bibit kelapa secara simbolis kepada salah satu masyarakat (Humas Pemkab Gorontalo)

GORONTALO — Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus berkomitmen memperkuat sektor agribisnis melalui langkah nyata di lapangan. 

Upaya ini dibuktikan dengan penyaluran ribuan bibit kelapa dalam yang ditujukan langsung bagi para petani di wilayah Kecamatan Mootilango.

Langkah strategis ini merupakan bagian dari realisasi program hilirisasi perkebunan nasional yang mendapat dukungan penuh dari Kementerian Pertanian RI. 

Baca juga: Jadwal Timnas Indonesia Vs Mozambik di FIFA Matchday 2026, Menang Lagi Garuda?

Melalui program tersebut, pemerintah daerah berharap dapat mendongkrak produktivitas sektor perkebunan kelapa secara berkelanjutan.

Sektor Perkebunan Punya Potensi Nilai Ekonomi Besar

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi menyerahkan langsung bantuan sebanyak 8.388 bibit kelapa dalam tersebut kepada kelompok tani setempat pada Minggu, 7 Juni 2026. 

Menurutnya, Kabupaten Gorontalo sangat layak menerima bantuan ini karena memiliki potensi geografis yang sangat besar.

Baca juga: Musuh Bebuyutan Keok, Timnas Indonesia U-19 Lolos ke Semifinal Piala AFF U-19 2026

“Kami memilih kelapa karena komoditas ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Gorontalo dan memiliki nilai ekonomi yang besar untuk dikembangkan,” ujarnya.

Penyaluran di wilayah Kecamatan Mootilango ini sekaligus menjadi penutup dari rangkaian tahap awal distribusi bibit ke berbagai wilayah. 

Ribuan bibit yang diserahkan kali ini diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan lahan perkebunan seluas 76,25 hektare.

Baca juga: Potensi Cuan! Menilik Pesatnya Pertumbuhan Industri Kreatif Lokal di Gorontalo

Adapun sebaran penanaman akan difokuskan pada empat wilayah strategis, yakni Desa Pilomonu, Paris, Satria, dan Payu. 

Pemerintah berharap para petani bisa segera menanam dan merawat bantuan tanaman tersebut secara maksimal agar membawa dampak finansial yang baik.

Pendampingan Penyuluh dan Progres Penanaman Nasional

Demi memastikan kesuksesan program, bupati meminta para penyuluh lapangan aktif melakukan evaluasi dan pendampingan berkala kepada petani. 

Sinergi ini dinilai penting agar tanaman kelapa dalam dapat tumbuh subur dan minim risiko kegagalan panen.

Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Gorontalo, Darwan Usman, memaparkan akumulasi total bantuan yang sudah tersalurkan.

Hingga saat ini, pihak dinas mencatat sudah ada 44.000 pohon kelapa yang didistribusikan untuk mencakup total area seluas 400 hektare.

"Dari target cakupan lahan tersebut, progres penanaman di lapangan dilaporkan telah menyentuh angka sekitar 120 hektare atau setara dengan 30 persen," katanya.

Realisasi yang terus berjalan ini mendapat respons positif dari perwakilan instansi pusat yang mengawal jalannya program.

Kepala Balai Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan Ambon, Kardiono, turut memberikan apresiasi tinggi atas gerak cepat pemerintah daerah. 

Ia memaparkan bahwa target pengembangan komoditas kelapa secara nasional dirancang untuk menyasar total area seluas 200 ribu hektare.

Proyek strategis berskala nasional tersebut akan dilaksanakan secara berkala di berbagai daerah di Indonesia sepanjang periode tahun 2025–2027.

"Melalui integrasi program ini, ekonomi masyarakat berbasis sektor agrikultur di Gorontalo diharapkan bisa semakin kokoh dan mandiri," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemkab Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU