Salah satu pengrajin Karawo, salah satu oleh-oleh khas Gorontalo (Indozone Gorontalo)
GORONTALO — Sektor ekonomi kreatif di Provinsi Gorontalo kini tengah bersiap menyongsong era keemasan baru yang penuh potensi menguntungkan.
Munculnya berbagai inovasi lokal menjadi sinyal kuat bahwa industri kreatif siap menjadi mesin penggerak baru bagi kesejahteraan masyarakat daerah.
Optimisme ini terlihat jelas dari kesuksesan kolaborasi agenda tahunan Hulonthalo Art and Craft Festival bersama Gorontalo Karnaval Karawo tahun lalu.
Baca juga: Mengintip Kekayaan Alam! Ini Daftar Komoditas Perkebunan di Gorontalo
Gelaran bergengsi ini terbukti sukses melibatkan sedikitnya 130 pelaku UMKM serta pegiat industri kreatif dari berbagai penjuru wilayah.
Pemerintah daerah bergerak cepat dengan bersiap mendirikan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan sebagai dinas operasional khusus.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mengawal dan mempercepat pertumbuhan ekosistem kreatif lokal.
Baca juga: Bukit Dunu Paralayang: Menikmati Hamparan Ilalang dan Sensasi Terbang di Atas Laut Gorontalo
Selama ini, denyut nadi industri kreatif di bumi Hulonthalo memang masih didominasi oleh pesona keindahan kain sulam tradisional karawo.
Namun ke depan, fokus pengembangan akan mulai diarahkan pada sektor digital guna memperkaya variasi produk dan membuka peluang pasar yang jauh lebih luas.
Langkah penguatan ini juga semakin nyata dengan dibentuknya Komite Ekonomi Kreatif di tingkat wilayah, seperti di Kabupaten Gorontalo.
Baca juga: Deretan Debutan Termuda Sepanjang Sejarah Timnas Indonesia
Kehadiran komite ini dirancang untuk mempererat sinergi kolaborasi antara pemerintah, akademisi, komunitas, dan pelaku usaha kreatif.
Geliat ekonomi kreatif di Gorontalo kini juga semakin diperkuat oleh maraknya tren coffee street dan kedai kopi kekinian di wilayah Limboto serta Kota Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber