Selasa, 30 JUNI 2026 • 10:10 WIB

Catat Baik-baik! Kawasan Menara Limboto Bebas Biaya Parkir dan Pungli

Author

Kawasan Menara Keagungan Limboto, salah satu spot berburu takjil selama Ramadan (Indozone Gorontalo)

GORONTALO — Langkah tegas diambil Pemerintah Kabupaten Gorontalo demi memanjakan warganya yang ingin menikmati waktu bersantai di kawasan Menara Keagungan Limboto.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengumumkan secara tegas bahwa seluruh area tersebut berstatus sebagai zona steril dari segala bentuk retribusi parkir alias gratis.

Ketentuan ini sengaja diberlakukan secara menyeluruh tanpa tebang pilih. 

Baca juga: Kai Havertz di Piala Dunia 2026: From Hero to Zero

Kebijakan pembebasan tarif parkir tersebut mencakup titik-titik pusat keramaian warga mulai dari pelataran menara, kawasan taman budaya, hingga pusat jajanan lokal (food court).

Namun, di tengah upaya penataan fasilitas publik ini, Sofyan mengaku pergerakannya masih diganggu oleh tangan-tangan jahil. 

Ia kerap mendapatkan aduan dari masyarakat mengenai sepak terjang oknum nakal yang nekat melakukan pungutan liar (pungli) kepada pengunjung tanpa dasar aturan hukum yang sah.

Baca juga: Ruang Ganti Jerman Suram, Julian Nagelsmann Blak-blakan Usai Timnya Tuai Hasil Minor di Foxborough

"Memang ada beberapa laporan yang masuk kepada saya terkait adanya parkir ilegal. Mereka memungut biaya tanpa regulasi yang jelas,” ujar Sofyan.

Gerak Cepat Satpol PP Sapu Bersih Juru Parkir Liar

Merespons laporan miring tersebut, orang nomor satu di Kabupaten Gorontalo ini langsung mengambil tindakan konkret. 

Pemerintah daerah tidak ingin ruang publik yang seharusnya nyaman justru menjadi ladang pemerasan bagi pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Baca juga: Rekor 4 Dekade Lebih Raja Penalti Piala Dunia Milik Jerman Ambyar di Tangan Paraguay

Instruksi langsung pun diturunkan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gorontalo untuk segera turun ke lapangan. 

Korps penegak perda tersebut diperintahkan menggelar operasi penertiban guna menyapu bersih para juru parkir liar yang masih membandel di sekitar Menara Limboto.

”Kami sudah memerintahkan Satpol PP untuk menertibkan. Jangan sampai terjadi praktik-praktik di luar regulasi, karena pemerintah sudah menetapkan kawasan itu bebas parkir,” tegasnya.

Misi Besar di Balik Parkir Gratis: Dongkrak Ekonomi UMKM

Kebijakan penghapusan biaya parkir ini bukan tanpa alasan. 

Sofyan menerangkan bahwa langkah strategis ini diambil sebagai daya pikat utama agar kawasan tersebut ramai dikunjungi pelancong.

Logikanya sederhana, ketika beban parkir dihilangkan, masyarakat akan merasa lebih nyaman dan betah untuk berkunjung secara berkala. 

Lonjakan arus kunjungan wisatawan inilah yang nantinya diproyeksikan bakal mendongkrak omzet penjualan dan memutar roda ekonomi para pedagang UMKM yang menggelar lapak di area tersebut.

Guna menyukseskan program ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo meminta kerja sama dari seluruh elemen masyarakat. 

Warga diimbau untuk berani menolak apabila ditagih uang parkir saat berada di sana. 

Jika masih menemukan indikasi pungli atau pemaksaan dari jukir ilegal, masyarakat diharapkan segera mengadukannya ke pos aparat terdekat agar dapat langsung ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Otanaha.id

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU