GORONTALO — Geliat PENAS XVII 2026 terbukti sukses menyuntikkan energi finansial yang luar biasa bagi sektor pariwisata di Provinsi Gorontalo.
Agenda berskala nasional ini telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya pada sektor akomodasi.
Arus kedatangan ribuan delegasi dari berbagai penjuru tanah air memicu lonjakan permintaan fasilitas penginapan secara masif.
Dalam empat hari pelaksanaan kegiatan, tingkat hunian hotel di Gorontalo, baik hotel berbintang maupun nonbintang, tercatat mencapai 100 persen.
Otoritas terkait mencatat seluruh unit penginapan resmi yang terdaftar kini tidak lagi menyisakan ruang kosong bagi pelancong baru.
Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 593 kamar hotel berbintang dan 981 kamar hotel nonbintang yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo terisi penuh.
Seluruh fasilitas tersebut langsung habis dipesan oleh berbagai elemen penting yang menyukseskan jalannya acara agraris tersebut.
Dengan demikian, total 1.574 kamar hotel dimanfaatkan oleh peserta, pendamping, panitia, dan tamu yang hadir pada PENAS XVII.
Kondisi ini membuat para pelaku bisnis penginapan harus memutar otak akibat keterbatasan kapasitas tampung yang tersedia.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Dukung Penuh Aksi Sosial Kapolda di Hari Bhayangkara ke-80
Plt Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Romi Moge menjelaskan, tingginya mobilitas dan jumlah kunjungan selama kegiatan berlangsung menyebabkan permintaan akomodasi meningkat tajam.
Ketiadaan ruang kosong di pusat kota memaksa sebagian rombongan untuk mencari alternatif tempat istirahat lain yang lebih fleksibel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo