GORONTALO - Kantor Satpol PP Kota Gorontalo tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang tak dikenal.
Penyerangan ini terjadi pada Minggu, 6 Juli 2025 dini hari tadi.
Walikota Gorontalo, Adhan Dambea menduga pelakunya merupakan anggota polisi.
Baca juga: Nekat Nyolong di Mall Gorontalo, Aksi Warga Manado Ini Kandas Gara-gara CCTV
Dari Mana Dugaan Itu Datang?
Jadi kata Adhan, penyerangan ini dilatarbelakangi kekesalan anggota polisi yang kafenya dirazia Satpol PP Kota Gorontalo semalam.
"Ini merusak lembaga polisi karena hanya membela orang tuanya pemilik kafe, sementara kafe ini tidak memiliki izin," kata Adhan.
Sangat Disayangkan, Padahal Polri Baru Ulang Tahun
Jelas Adhan sangat menyayangkan kejadian ini.
Mengapa? Sebab Polri belum sepekan yang lalu baru saja merayakan hari jadinya yang ke-79.
Saat diusianya yang ke-79 Polri mengusung tagline Polri Untuk Masyarakat, kejadian ini malah muncul.
"Tagline-nya Polri untuk masyarakat, tapi yang terjadi malah polisi menyerang masyarakat," ujarnya.
Adhan akan Surati Kapolda
Adhan telah mendatangi lokasi, memeriksa apa saja kerusakan yang timbul akibat penyerangan ini.
Baca juga: Dua Pemuda di Gorontalo Diciduk karena Ganja, Polisi Buru Pemasok Utamanya
Untuk menindak lanjuti kejadian ini, Adhan akan segera menyurat ke Kapolda Gorontalo agar menyeriusi insiden ini.
"Bila perlu dipecat. Karena ini merusak lembaga polisi," tandasnya.
Satpol PP Melapor ke Polisi
Selain Adhan yang akan menyurati Kapolda Gorontalo, pihak Satpol PP juga telah membuat laporan polisi ke Polresta Gorontalo Kota.
Mereka berharap insiden ini dapat diusut hingga tuntas, sampai pelaku ditemukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan