Pengemis di Kota Gorontalo yang sering meresahkan warga ketika diperiksa Satpol PP (HO/Husnul Puhi)
GORONTALO - Biasanya, setiap mendengar kata pengemis, yang terbayang adalah orang yang hidupnya serba kekurangan dan susah.
Namun, pengemis yang satu ini beda cerita. Namanya Luthfi Haryono.
Pria yang mengemis di jalanan Kota Gorontalo ini jadi bahan perbincangan gara-gara bawa uang jutaan rupiah di kantong plastik waktu diamankan Satpol PP.
Baca juga: Walikota Gorontalo Turunkan Pajak Usaha Walet, Ini 5 Hal yang Perlu Dicatat
Luthfi bukan pengemis biasa. Warga Kota Gorontalo tahu betul cara Luthfi mengemis yang dibarengi dengan sedikit paksaan.
Biasanya bilang, “Sedekahnya pak, bu,” tapi setelah dikasi, Luthfi malah minta tambah.
Hal ini membuat warga mulai resah dan akhirnya melapor ke Satpol PP.
Baca juga: Kota Gorontalo Terapkan Aturan Satu Jam Tanpa Gadget Bagi Orang Tua dan Siswa
Setiap harinya, Luthfi sering terlihat mangkal di rumah makan, depan minimarket, sampai emperan toko.
Spot-spot ramai seperti itu memang jadi tempat strategis buat Luthfi mencari dermawan yang menaruh rasa iba.
Pada Kamis, 3 Juli 2025, sekitar pukul 14.30 Wita, Luthfi diciduk Satpol PP ketika lagi beraksi di Pasar Senin Moodu.
Dia dibekuk bersama sepeda birunya yang selama ini jadi kendaraannya saat mengemis.
"Kami amankan karena ada laporan masyarakat. Dia sering meresahkan dengan modus mengemis," kata Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol PP Kota Gorontalo, Sucipto Ayahu.
Di setang sepeda Luthfi, tergantung kantong plastik lusuh yang isinya uang. Saat dihitung petugas ternyata uang tunai dalam kantong plastik itu sebanyak Rp5.7 juta, dengan pecahan dari Rp1.000 sampai Rp50.000.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan