Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 27 AGUSTUS 2025 • 15:24 WIB

30 Warga Gorontalo Kerja Ilegal di Kamboja, Ini Alasannya

30 Warga Gorontalo Kerja Ilegal di Kamboja, Ini AlasannyaIlustrasi pekerja ilegal (Istimewa)

GORONTALO – Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Gorontalo mengungkap ada sekitar 30 warga Gorontalo yang saat ini bekerja secara ilegal di Kamboja.

Koordinator P4MI Gorontalo, Sutrisno, menegaskan bahwa Kamboja bukanlah pilihan tepat bagi calon pekerja migran.

Negara tersebut tidak memiliki kerja sama dengan Indonesia terkait perlindungan maupun penempatan tenaga kerja asing.

Baca juga: P4MI Ingatkan Warga Gorontalo: Cari Kerja ke Luar Negeri yang Resmi, Untuk Kamboja? Janganlah

“Kalau kerja di Kamboja bukan pilihan terbaik, lebih baik jangan. Kamboja tidak punya MoU dengan Indonesia terkait perlindungan tenaga kerja asing maupun penempatan tenaga kerja asing,” tegas Sutrisno.

Menurutnya, mayoritas pekerja migran asal Gorontalo berangkat ke Kamboja secara ilegal melalui perekrut. Kebanyakan pekerja berangkat dengan biaya sponsor dan hanya menggunakan visa turis.

“Karena Kamboja bukan tujuan penempatan. Jadi mereka berangkatnya non prosedural,” jelas Sutrisno.

Baca juga: Catat! Pemerintah Ultimatum Warga Gorontalo agar Jangan Kerja di Kamboja

Berdasarkan data P4MI, dalam dua tahun terakhir ada lebih dari 40 warga Gorontalo yang bekerja di luar negeri secara prosedural.

Sementara untuk non prosedural jumlahnya sekitar 30 orang. Sejauh ini sudah tujuh kasus yang sudah maupun sedang ditangani.

“Motivasinya karena masalah ekonomi. Mereka diberikan kemudahan, gratis, tinggal siap badan saja, dan dijanjikan gaji besar. Kami dapat info terakhir sekitar 30 orang yang ke Kamboja. Tapi datanya sulit didapatkan,” kata Sutrisno.

Ia pun berpesan agar warga Gorontalo yang ingin bekerja ke luar negeri menempuh jalur resmi melalui P4MI atau Dinas Tenaga Kerja setempat.

“Kerja ke luar negeri, berangkatlah secara resmi. Untuk informasi yang jelas datang ke kantor kami atau dinas tenaga kerja setempat. Tanyakan lebih jelas peluang kerja, di negara mana saja,” pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

30 Warga Gorontalo Kerja Ilegal di Kamboja, Ini Alasannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!