Wujudkan Layanan Dasar Terpadu, Pemkab Gorontalo Transformasi Peran Posyandu Melalui Bimtek Strategis
GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus menunjukkan komitmen serius dalam memperkuat fondasi pelayanan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
Melalui Dinas Kesehatan, Pemkab menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Tim Pembina Posyandu tingkat kabupaten.
Bimtek ini dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Selasa (14/4/2026).
Baca juga: Alarm Darurat Kekerasan Seksual 2025: Ancaman Nyata di Ruang Digital dan Lingkaran Terdekat
Kegiatan yang diikuti oleh perwakilan dari 19 kecamatan dan seluruh Puskesmas se-Kabupaten Gorontalo ini bukan sekadar pertemuan rutin.
Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan Posyandu agar lebih profesional, efektif, dan terintegrasi.
Wajah Baru Pelayanan Publik
Dalam arahannya, Tonny menegaskan bahwa fungsi Posyandu saat ini telah mengalami transformasi besar.
Baca juga: Seorang Kades di Gorontalo Main Tambang Emas Ilegal, Kini Ditahan Polisi
Kini, Posyandu bukan lagi sekadar tempat penimbangan balita atau layanan kesehatan dasar, melainkan pusat integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Enam pilar tersebut mencakup sektor pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum), hingga perlindungan masyarakat dan sosial.
“Keberhasilan implementasi di lapangan sangat bergantung pada peran aktif tim pembina di semua tingkatan, mulai dari kabupaten hingga ke desa dan kelurahan,” ujar Tonny.
Baca juga: Head Teller Bank di Gorontalo Ditahan Polisi Usai Kuras Kas Rp13 Miliar demi Trading
Fokus pada Imunisasi dan Kesehatan Masa Depan
Selain penguatan kelembagaan, momen Bimtek ini juga dimanfaatkan untuk mempertegas dukungan terhadap program kesehatan prioritas, khususnya pelaksanaan catch-up campaign imunisasi campak bagi anak usia 9 hingga 59 bulan.
Tonny mengajak seluruh lapisan masyarakat, terutama para orang tua, untuk proaktif membawa anak-anak mereka ke fasilitas kesehatan atau Posyandu terdekat.
“Imunisasi adalah investasi masa depan untuk mencegah penyebaran penyakit dan memastikan generasi kita tumbuh sehat,” tegasnya.
Komitmen Berkelanjutan Pemda
Pemerintah Kabupaten Gorontalo berjanji akan terus mendampingi transformasi ini dengan memperkuat kapasitas kader serta melengkapi sarana dan prasarana pendukung di seluruh wilayah.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo, Ismail Akase, menjelaskan bahwa bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat layanan hingga ke pelosok desa.
“Kami ingin memastikan bahwa kualitas pelayanan yang diterima warga di desa sama baiknya dengan yang di pusat kota. Sinergi tim pembina adalah kuncinya,” tutup Ismail.
Melalui langkah proaktif ini, Kabupaten Gorontalo optimis Posyandu akan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo