GORONTALO — Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintah era Prabowo Subianto anjlok.
Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) baru saja merilis temuan terbarunya pada pertengahan tahun ini.
SMRC memotret dinamika persepsi warga setelah sembilan bulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan.
Baca juga: Panggung Mitchell Baker, Timnas Indonesia Hajar Kamboja di Piala AFF 2026
Hasil riset tersebut menunjukkan adanya kemerosotan tajam pada angka persetujuan publik terhadap sang pimpinan negara.
Tingkat kepuasan masyarakat anjlok sangat signifikan dalam kurun waktu antara November 2025 hingga Juli 2026.
Angka dukungan publik tersebut merosot tajam dari level 81,2 persen menjadi tersisa 51,1 persen saja.
Baca juga: Rizky Ridho Jadi Pemain Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Piala AFF 2026
Gelombang ketidakpuasan masyarakat justru mengalami lonjakan yang amat drastis pada rentang periode yang sama.
Proporsi warga yang menyatakan kurang atau tidak puas sama sekali meroket tajam dari 16,0 persen menjadi 46,9 persen.
Deni Irvani selaku Direktur Eksekutif SMRC memberikan penjelasan terperinci terkait fenomena penurunan pamor ini.
Merosotnya angka persetujuan ini berbanding lurus dengan memburuknya penilaian warga terhadap kondisi ekonomi dan perpolitikan nasional.
Lemahnya efektivitas penegakan hukum di tanah air turut menjadi faktor utama pemicu kekecewaan masyarakat luas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Goodstats