GORONTALO — Perhelatan akbar Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII di Kabupaten Gorontalo sukses mendongkrak pendapatan para pelaku industri rumahan.
Sektor jasa binatu milik seorang warga bernama Cici di kawasan Limboto menjadi salah satu usaha yang meraup untung besar.
Lapak joss laundry miliknya mendadak menjadi langganan tetap bagi ratusan anggota dari perwakilan Kontingen Provinsi Sumatera Selatan.
Baca juga: Menelusuri Akar Sejarah Hari Bhayangkara: Tonggak Lahirnya Kepolisian Modern Indonesia
Tingginya intensitas agenda membuat para peserta tidak memiliki waktu luang untuk membersihkan pakaian mereka sendiri.
Melihat peluang emas tersebut, Cici langsung berinovasi dengan menyediakan fasilitas jemput bola ke lokasi pemukiman peserta.
"Pelayanan kami menggunakan sistem door to door. Kami menjemput pakaian kotor ke tempat menginap peserta, kemudian setelah selesai dicuci langsung kami antar kembali," kata Cici Jumat, 26/06/2026.
Baca juga: Nilai Transaksi Gelaran Street Food Kota Gorontalo Jilid 2 Tembus Rp1 M
Strategi pemasaran ini disambut dengan sangat antusias karena dinilai sangat membantu efisiensi waktu para delegasi di lapangan.
"Alhamdulillah, peserta tidak perlu repot mencari laundry. Kami yang datang menjemput pakaian mereka," ujarnya.
Usaha jasa cuci pakaian ini sebenarnya tercatat baru berjalan beberapa bulan sebelum momentum nasional tersebut bergulir.
Baca juga: Apresiasi Sukses PENAS XVII, Ribuan Sembako Presiden Prabowo Mengalir ke Warga Limboto
Namun, kehadiran ribuan tamu dari berbagai penjuru daerah langsung memicu lonjakan omzet yang luar biasa di luar prediksi.
Akibat tumpukan pakaian yang terus mengalir, ia terpaksa menambah jumlah staf operasional demi menjaga ketepatan waktu pengerjaan.
"Biasanya belum seramai ini. Selama Penas, order meningkat sehingga kami menambah karyawan untuk membantu proses pencucian dan pengantaran," katanya.
Ia berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo bisa terus mendatangkan acara berskala masif untuk menghidupkan sektor ekonomi kerakyatan.
Dampak domino dari kegiatan nasional ini terbukti nyata dalam menggerakkan rantai bisnis di luar sektor pertanian murni.
Mulai dari pemilik penginapan, penyedia transportasi, hingga warung makan lokal ikut merasakan perputaran uang yang masif dari para pengunjung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Dinsos Dukcapil Gorontalo