Rabu, 24 JUNI 2026 • 16:10 WIB

Gagah Pakai Upiya Karanji, Presiden Prabowo Bakar Semangat Petani dan Nelayan di PENAS XVII Gorontalo

Author

Presiden RI, Prabowo Subianto, memberikan sambutan pada acara puncak PENAS XVII 2026 Gorontalo (BPMI Setpres)

GORONTALO — Nuansa budaya lokal begitu kental terasa saat Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hadir menyapa ribuan pahlawan pangan di Provinsi Gorontalo.

Prabowo Subianto menegaskan bahwa tekad untuk memperkuat dan menyejahterakan rakyat telah menjadi prinsip yang dipegangnya selama puluhan tahun.

Pernyataan yang memantik riuh tepuk tangan tersebut disampaikan di tengah kemeriahan agenda akbar sektor agraris nasional.

Baca juga: Pemkab Gorontalo Dukung Penuh Aksi Sosial Kapolda di Hari Bhayangkara ke-80

Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya pada Rabu, 24 Juni 2026 di Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 yang digelar di Sport Center Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.

Dalam pidatonya, Kepala Negara mengingatkan esensi terdalam dari sebuah pengabdian kepada tanah air.

“Yang penting, apakah kita sudah berbuat yang terbaik untuk bangsa, rakyat, dan saudara-saudara kita. Saya kira itu yang terpenting,” ucap Prabowo.

Baca juga: Pecah Rekor! Transaksi UMKM di Kabupaten Gorontalo Tembus Miliaran Rupiah Selama PENAS XVII

Lawan Arus Neoliberal Demi Kedaulatan Ekonomi Rakyat

Bagi Prabowo, esensi dari kebebasan sebuah bangsa harus dirasakan langsung oleh masyarakat lapisan bawah.

Menurutnya, tujuan utama kemerdekaan Indonesia adalah menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh rakyat.

Oleh karena itu, kebijakan fiskal dan tata kelola sumber daya alam harus diarahkan sepenuhnya untuk kemakmuran domestik.

Baca juga: Top Skor Sementara Piala Dunia 2026: Messi Sudah Tancap Gas, Cristiano Ronaldo Baru Panaskan Mesin

Untuk itu, Prabowo memilih untuk terus berjuang agar arah pembangunan ekonomi Indonesia sepenuhnya berpihak kepada rakyat.

“Itu tujuan kita merdeka. Kita bukan merdeka hanya sekedar untuk merdeka. Untuk apa kita punya DPR? Untuk apa kita punya DPD? Untuk apa kita nyanyi lagu kebangsaan? Kalau rakyat kita tidak sejahtera,” tuturnya.

Raih Penghargaan Tertinggi dari KTNA Nasional

Komitmen panjang Prabowo dalam membela hak-hak pekerja sektor pangan kini membuahkan apresiasi yang sangat prestisius.

Prabowo Subianto menerima penghargaan lencana emas Adi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama yang diserahkan oleh Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional.

Penghargaan tertinggi ini menjadi simbol pengakuan atas visi besar pemerintah dalam memperjuangkan kedaulatan pangan dan kemakmuran masyarakat marjinal.

Lencana tersebut diberikan sebagai bentuk penghargaan atas perhatian, dukungan, dan keberpihakan Presiden Prabowo terhadap petani dan nelayan Indonesia.

Prosesi penyerahan tanda kehormatan ini disaksikan langsung oleh ribuan delegasi dari berbagai pelosok negeri yang memadati lokasi acara.

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Ketua Panitia Penyelenggara PENAS XVII sekaligus Ketua Umum KTNA Nasional Muhammad Yadi Sofyan Noor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Setpres

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU