Kamis, 18 SEPTEMBER 2025 • 14:47 WIB

Klarifikasi Puskesmas di Kota Gorontalo Usai Beri Obat Kedaluwarsa ke Pasien: Petugasnya Tidak Konsentrasi

Author

Kepala Puskesmas Dumbo Raya bilang petugasnya tidak konsentrasi lagi saat berikan obat kedaluarsa ke pasien (HO/Husnul Puhi)

GORONTALO - Pelayanan Puskesmas Dumbo Raya, Kota Gorontalo menuai sorotan usai memberikan obat kedaluwarsa ke pasien.

Kepala Puskesmas Dumbo Raya, Fadli Biki memberikan klarifikasi rerkait persoalan ini.

Saat ditemui di kantornya, Fadli mengungkapkan peristiwa ini terjadi pada 8 September 2025 kemarin.

Baca juga: Puskesmas di Kota Gorontalo Beri Obat Kedaluwarsa ke Pasien

Saat itu, kata dia, pelayanan puskesmas sangat sibuk karena banyak pasien yang datang berobat.

Karena situasi puskes sangat sibuk dan ramai, petugasnya tidak sengaja memberikan obat kedaluarsa ke pasien.

"Waktu itu puskes ramai. Petugasnya tidak konsentrasi lagi, makanya diambil obat expired itu dan itu tidak disengaja," kata Fadli, Kamis, 18 September 2025.

Baca juga: Pemkab Gorontalo Ingatkan PPPK Paruh Waktu Tidak Perlu Ribut Soal Ini

Fadli menegaskan peristiwa ini baru pertama kali terjadi di Puskesmas Dumbo Raya.

Dirinya mengakui obat kedaluarsa telah disendirikan, tapi masih satu area dengan obat layak konsumsi. 

Ia pun menegaskan bahwa tidak ada unsur kesengajaan dari petugasnya.

Baca juga: Stok Darah di Gorontalo Masih Minim, Belum Sesuai Standar WHO

"Ini baru pertama kali terjadi di Puskesmas Dumbo Raya. Obat itu sudah disendirikan, tapi masih satu areal. Yang expired itu kurang satu strip," ungkapnya.

Siap Tanggung Jawab

Fadli menegaskan pihaknya siap bertanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada pasien.

Langkah pertama yang dilakukan mengunjungi pasien dan membawanya ke dokter spesialis paru-paru.

"Kemarin pasien sudah dibawa ke dokter spesiali paru. Katanya aman, tidak ada efek samping dari obat expired. Kurang lebih tiga hari obat itu dikonsumsi," ungkapnya.

Dirinya menambahkan selalu mengecek kondisi pasien setiap tiga hari sekali.

Berangkat dari kejadian ini dirinya akan lebih meningkatkan pengawasan terhadap kinerja pegawainya.

"Kami siap tanggung jawab apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan kepada pasien," pungkasnya. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU