Ilustrasi obat kedaluwarsa (Istimewa)
GORONTALO – Pelayanan kesehatan di Kota Gorontalo kembali menjadi perbincangan.
Kali ini, Puskesmas Dumbo Raya disorot setelah seorang pasien menerima obat kedaluwarsa.
Informasi ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Instagram @gtlo.karlota yang menampilkan keluhan warga.
Baca juga: Wali Kota Gorontalo ke Kepala Puskesmas: Jangan Hanya Sibuk Bagi-Bagi Jasa
Dalam tangkapan layar unggahan tersebut, pasien mengaku sudah menghabiskan satu strip obat, sebelum menyadari tanggal kedaluwarsa yang tertera adalah Agustus 2025.
Postingan itu dengan cepat menyebar dan menuai banyak komentar warganet hingga dibagikan ratusan kali.
Menanggapi hal ini, Kepala Puskesmas Dumbo Raya, Fadli Biki, memberi klarifikasi.
Baca juga: Stok Darah di Gorontalo Masih Minim, Belum Sesuai Standar WHO
Ia menjelaskan peristiwa itu terjadi pada 8 September 2025 dan mengakui ada kelalaian dari petugas apotek.
“Waktu itu kondisi puskesmas sedang padat pasien,” ungkap Fadli.
Ia menambahkan, pihak puskesmas langsung bergerak mendatangi pasien yang bersangkutan.
Baca juga: Seharian Urus SKCK, PPPK Paruh Waktu Kabupaten Gorontalo dapat Traktiran Bakso dari Pemerintah
Kondisi pasien dipastikan baik-baik saja setelah diperiksa oleh dokter spesialis.
Ia menjamin akan memberikan pelayanan gratis kepada pasien jika terjadi apa-apa setelah mengonsumsi obat kedaluwarsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan