Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 17:16 WIB

25 Tahun Provinsi Gorontalo dalam Angka-angka

25 Tahun Provinsi Gorontalo dalam Angka-angkaGubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, sampaikan pidato dalam paripurna HUT ke-25 Provinsi Gorontalo (Humas Pemprov Gorontalo)

GORONTALO – Seperempat abad bukan waktu yang singkat bagi Provinsi Gorontalo untuk membuktikan eksistensinya. 

Pada Rapat Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Provinsi Gorontalo, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail memaparkan transformasi daerah yang dijuluki "Serambi Madinah" ini. 

Dari modal awal yang minim, Gorontalo kini menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru dengan deretan statistik yang impresif.

Baca juga: Konselor Digital 2025: Saat AI Menggantikan Peran Sahabat

Refleksi perjalanan ini menyoroti lompatan finansial yang luar biasa. Jika menengok ke belakang, pada tahun 2001, APBD Gorontalo hanya menyentuh angka Rp52,5 miliar. Kini, di tahun 2025, angka tersebut melesat tajam menjadi Rp1,75 triliun.

Gusnar mengakui bahwa pencapaian ini lahir dari ketahanan menghadapi masa-masa sulit.

“Perjalanan selama 25 tahun melalui berbagai tantangan yang tidak mudah. Di awal perjalanan pembangunan, modal pembangunan kita tidak besar, tapi dengan tekad dan semangat membangun, alhamdulillah, kita bisa mewujudkan pencapaian yang membanggakan,” ujar Gusnar, Jumat, 5 Desember 2025.

Baca juga: Drama Rektor UMGO: Agresif Lawan Serangan Luar, Tabrak Aturan di Rumah Sendiri

Indikator Kesejahteraan dan Investasi

Kenaikan anggaran berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas hidup manusia.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang bermula di angka 64,1 saat awal pembentukan provinsi, kini telah mencapai 72,01 pada 2024. 

Sektor kesehatan juga mencatatkan perubahan penting dengan penurunan angka stunting dari 34 persen (2018) menjadi 23,8 persen (2024), didukung oleh penguatan layanan di RSUD Hasri Ainun Habibie.

Baca juga: Drama Vs Kadek Belum Kelar, Ka Kuhu Malah Dipolisikan Rektor UMGO Gegara Frasa 'Seekor Kadim' di Medsos

Salah satu sorotan utama dalam Gusnar adalah tren positif pengentasan kemiskinan yang konsisten menurun dalam dua tahun terakhir.

"Persentasi penduduk miskin di Provinsi Gorontalo sejak tahun 2018 sampai 2023 berada pada kisaran 15 persen, tapi alhamdulillah tahun 2024 menurun menjadi 13,78 persen, dan menurun lagi menjadi 13,24 persen pada tahun 2025,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

25 Tahun Provinsi Gorontalo dalam Angka-angka

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!