GORONTALO – Perayaan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo tahun ini tidak hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum untuk menegaskan kembali peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Hal ini disuarakan oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah, saat menghadiri Rapat Paripurna ke-64 di Gedung DPRD, Jumat, 5 Desembee 2025.
Di tengah suasana khidmat yang dibalut kemeriahan tradisi lokal, Idah Syahidah hadir mengenakan busana adat Galenggo berwarna ungu, serasi dengan Gubernur, Gusnar Ismail dan para pimpinan OPD lainnya.
Baca juga: 25 Tahun Provinsi Gorontalo dalam Angka-angka
Namun, di balik kemegahan busana tersebut, tersimpan pesan substansial mengenai urgensi perspektif gender.
Dalam sambutannya, Idah tidak hanya memberikan apresiasi kepada para pendiri provinsi dan tokoh masyarakat yang telah menyumbangkan pemikiran bagi kemajuan Gorontalo selama 25 tahun terakhir.
Lebih jauh, sebagai representasi perempuan di pucuk pimpinan eksekutif, ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak boleh abai terhadap keterlibatan kaum perempuan.
Baca juga: Drama Rektor UMGO: Agresif Lawan Serangan Luar, Tabrak Aturan di Rumah Sendiri
Menurutnya, akses perempuan terhadap posisi strategis harus dibuka seluas-luasnya.
Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari pihak legislatif, tokoh pemuda, hingga pemerintah, untuk secara sadar memberikan dukungan penuh agar perempuan Gorontalo bisa mengambil peran aktif.
“Selama perspektif gender tidak terus diingatkan, maka kesempatan perempuan untuk memimpin akan semakin terbatas," kata Idah.
"Karena itu, saya berharap perempuan Gorontalo dapat diberikan ruang untuk membuktikan kapasitasnya,” tegas Idah.
Pernyataan ini menjadi penanda penting dalam peringatan seperempat abad Provinsi Gorontalo, mengingatkan bahwa kemajuan daerah di masa depan sangat bergantung pada inklusivitas dan kolaborasi seluruh pihak tanpa memandang gender.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo