Minggu, 28 JUNI 2026 • 07:27 WIB

Eks Wasit Liga 1 Indonesia Pimpin Duel Colombia vs Portugal di Piala Dunia 2026

Author

Alireza Faghani, eks wasit Liga 1 Indonesia yang pimpin duel Colombia vs Portugal di Piala Dunia 2026 (Instagram Alireza Faghani)

GORONTALO — Eks wasit Liga 1 Indonesia memimpin laga Colombia vs Portugal di Piala Dunia 2026, Minggu, 28 Juni 2026.

Sosok tersebut adalah Alireza Faghani, pengadil lapangan berlisensi FIFA kelahiran Kashmar, Iran, pada 21 Maret 1978.

Jauh sebelum berdiri di panggung megah Piala Dunia 2026, ia pernah diundang secara khusus untuk memimpin jalannya kompetisi kasta tertinggi Liga 1 musim 2017.

Baca juga: Menelusuri Akar Sejarah Hari Bhayangkara: Tonggak Lahirnya Kepolisian Modern Indonesia

Pengalaman internasionalnya memang tidak perlu diragukan lagi karena ia lahir dari keluarga yang memiliki DNA wasit yang sangat kental.

Bakat kepemimpinannya diturunkan langsung oleh sang ayah, Mohammad Faghani, yang juga merupakan mantan peluit emas di masanya.

Sebelum fokus menjadi pengadil, Alireza sempat merintis karier sebagai pesepak bola profesional dan merumput hingga kasta ketiga Liga Iran.

Baca juga: Berkah PENAS XVII, Jasa Cuci Pakaian di Limboto Kebanjiran Pesanan hingga Rekrut Pekerja Baru

Ia kemudian memutuskan beralih profesi menjadi wasit liga utama Iran pada 2007 dan sukses meraih lisensi FIFA hanya setahun setelahnya.

Rekam Jejak Ketegasan Faghani di Panggung Liga 1 Indonesia

Selama merumput di tanah air, Alireza Faghani tercatat dipercaya untuk memimpin total enam pertandingan krusial yang sarat tensi tinggi.

Ia mengawali kiprahnya dengan mengawal duel sengit antara Persib Bandung melawan Bhayangkara FC serta laga Persija Jakarta menghadapi PS TNI.

Baca juga: Nilai Transaksi Gelaran Street Food Kota Gorontalo Jilid 2 Tembus Rp1 M

Ketegasannya juga diuji saat meniup peluit pada laga Persib Bandung versus Madura United dan pertandingan Persija Jakarta kontra Semen Padang.

Dua laga terakhir yang dipimpinnya di Indonesia adalah bentrokan Barito Putera melawan Bali United serta laga panas Arema FC versus Persipura Jayapura.

Selama bertugas di lapangan hijau nusantara, Faghani dikenal sebagai sosok pengadil yang sangat disiplin dan terbilang tanpa kompromi.

Berdasarkan data statistik dari laman worldfootball, ia tercatat sangat royal dalam menjatuhkan hukuman bagi para pemain yang melanggar aturan.

Dalam total enam laga yang dipimpinnya tersebut, ia secara total telah mengeluarkan 14 kartu kuning dan satu kartu merah dari sakunya.

Lompatan Karier dari Liga Australia hingga Panggung Tertinggi Piala Dunia 2026

Kariernya di level dunia meroket saat ia ditunjuk menjadi wasit cadangan pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2014 antara Brasil dan Kroasia.

Kepercayaan FIFA semakin menebal ketika ia dipromosikan menjadi wasit utama pada gelaran Piala Dunia 2018 di Rusia.

Di turnamen tersebut, ia sukses mengawal empat pertandingan krusial termasuk duel sengit perebutan juara ketiga antara Belgia melawan Inggris.

Prestasi terbaiknya di level klub dunia tercatat saat ia memimpin partai final ideal Piala Dunia Antarklub 2015 antara Barcelona dan River Plate.

Pada September 2019, ia mengambil keputusan besar untuk pindah bersama keluarganya dan melanjutkan karier wasit di kompetisi A-League Australia.

Kini, rekam jejak panjang yang diwarnai ketatnya persaingan ketat Liga 1 Indonesia telah mengantarkannya menjadi pengadil utama di panggung terakbar sepak bola dunia.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU