GORONTALO — Berdasarkan laporan terbaru dari BMKG, masyarakat diminta bersiap menghadapi potensi hujan 1-7 Mei 2026 yang akan mengguyur sebagian besar wilayah Indonesia.
Khusus bagi warga di Provinsi Gorontalo, peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi sepanjang pekan pertama bulan Mei tersebut.
Kondisi atmosfer yang dinamis memicu terjadinya variasi cuaca, mulai dari hujan ringan hingga hujan lebat yang merata di berbagai pulau besar.
Baca juga: Misi PSSI-FIFA: Bangun Jaringan Talent Scout Nasional untuk Garuda Masa Depan
Dalam periode ini, Provinsi Gorontalo menjadi salah satu daerah yang masuk dalam pantauan BMKG terkait waspada peningkatan curah hujan yang dapat disertai dengan dinamika cuaca ekstrem lainnya.
Periode 1 – 3 Mei 2026
Pada awal Mei, wilayah Indonesia umumnya didominasi oleh curah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.
Beberapa wilayah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan sedang-lebat, antara lain:
Baca juga: Kinerja APBN Gorontalo Maret 2026: Belanja Negara Tembus Rp2,4 Triliun di Tengah Tantangan Defisit
Sumatera & Jawa: Sumatera Utara, Riau, Jambi, hingga Jawa Timur.
Sulawesi & Indonesia Timur: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, hingga wilayah Papua.
Status Siaga (Hujan Sangat Lebat): Wilayah Aceh, Banten, DK Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Kalimantan Timur, Maluku, serta Papua Tengah dan Pegunungan.
Baca juga: Atasi Banjir Tahunan, Pemkab Gorontalo Seriusi Usulan Normalisasi Sungai Meluupo
Periode 4 – 7 Mei 2026
Memasuki pertengahan pekan, intensitas hujan secara umum diprediksi berada pada skala ringan hingga sedang.
Namun, potensi hujan sedang-lebat masih membayangi wilayah berikut:
Wilayah Barat & Tengah: Aceh, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Kalimantan Utara dan Selatan.
Wilayah Sulawesi: Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, hingga Sulawesi Tenggara.
Status Siaga: Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Papua Pegunungan.
Imbauan Keselamatan dari BMKG
Mengingat potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, BMKG mengeluarkan beberapa poin imbauan penting bagi masyarakat:
1. Perlindungan Diri: Gunakan tabir surya dan pastikan asupan cairan tubuh tercukupi saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari untuk menghindari dehidrasi.
2. Kewaspadaan di Jalan Raya: Pengendara motor diminta berhati-hati terhadap hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang karena dapat mengganggu jarak pandang dan kelancaran perjalanan.
3. Keamanan Lingkungan: Waspadai potensi pohon tumbang, baliho roboh, serta genangan air. Hindari berteduh di bawah pohon atau papan reklame saat hujan deras disertai angin kencang.
Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca secara berkala demi menjaga keselamatan bersama selama sepekan ke depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG