PSSI dan FIFA gelar workshop pemandu bakat (PSSI)
GORONTALO – PSSI terus mematangkan langkah dalam menjaring bibit unggul sepak bola tanah air melalui kolaborasi strategis dengan FIFA dalam FIFA Talent Development Scheme.
Sebagai bagian dari visi besar Rencana Strategis PSSI 2038, federasi fokus memperkuat sistem pemanduan bakat nasional agar tidak ada talenta emas yang terlewatkan.
Langkah konkret terbaru ditunjukkan melalui penyelenggaraan Talent Identification Workshop Level 2 yang berlangsung di Bandung pada 23-26 April 2026.
Baca juga: Kinerja APBN Gorontalo Maret 2026: Belanja Negara Tembus Rp2,4 Triliun di Tengah Tantangan Defisit
Dari ketatnya proses seleksi terhadap 136 kandidat, terpilih 23 pemandu bakat terbaik yang mengikuti pelatihan intensif tersebut.
Para pemandu bakat yang telah tersertifikasi ini nantinya akan diterjunkan ke berbagai wilayah di Indonesia.
Tugas utama mereka adalah memantau potensi pemain muda, baik dalam ekosistem kompetisi resmi bentukan PSSI maupun turnamen-turnamen usia dini yang digelar di tingkat lokal.
Baca juga: Atasi Banjir Tahunan, Pemkab Gorontalo Seriusi Usulan Normalisasi Sungai Meluupo
Pelatihan ini dimentori langsung oleh para pakar identifikasi bakat dari FIFA. Metode yang diterapkan sangat komprehensif, menggabungkan penguatan teori di dalam kelas dengan sesi praktik analisis langsung di lapangan hijau.
Setelah tahap di Bandung selesai, program pengembangan ini rencananya akan berlanjut ke tingkatan berikutnya pada Juli 2026 mendatang.
Inisiatif ini merupakan bagian dari misi jangka panjang PSSI untuk membangun jaringan talent scout yang kuat dan tersebar merata di seluruh provinsi.
Baca juga: 10 Puisi Tentang Hardiknas yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati
Dengan kehadiran tenaga ahli di tiap daerah, setiap pemain muda berbakat kini memiliki peluang yang sama untuk terpantau dan masuk ke dalam jalur pembinaan profesional.
Langkah ini juga menjadi pondasi penting bagi jalannya Talent Development Program PSSI serta penguatan kualitas akademi nasional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pssi