Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 12 JUNI 2026 • 13:18 WIB

Survei Gallup 2025: Mengintip Tingkat Kemarahan Kolektif Warga Indonesia di Level ASEAN

Survei Gallup 2025: Mengintip Tingkat Kemarahan Kolektif Warga Indonesia di Level ASEANMenginti tingkat kemarahan warga Indonesia di level Asia (Istimewa)

GORONTALO - Pernahkah Anda merasa dongkol atau marah hampir sepanjang hari kemarin? Jika ya, Anda tidak sendirian. 

Berdasarkan laporan terbaru Global Emotions 2025 yang dirilis oleh lembaga riset dunia, Gallup, sekitar 21% warga dewasa di Indonesia mengaku merasakan emosi marah dalam sebagian besar aktivitas harian mereka.

Angka ini mengindikasikan bahwa secara statistik, 1 dari 5 orang dewasa di tanah air menjalani hari-hari mereka dengan memendam atau mengekspresikan rasa amarah.

Baca juga: Timnas Indonesia U-19 Gugur Dramatis di Semifinal, Australia Melaju ke Final Piala AFF U-19

Di Mana Posisi Indonesia?

Dalam peta kesehatan emosional di kawasan Asia Tenggara (ASEAN), tingkat kemarahan masyarakat Indonesia berada di kelompok menengah. 

Skuad paling santai di ASEAN dipimpin oleh Vietnam, yang hanya mencatatkan angka 5%.

Menariknya, angka mini tersebut membuat Vietnam dinobatkan sebagai salah satu negara dengan tingkat kemarahan terendah di dunia, bersanding dengan Finlandia.

Baca juga: Jam Berapa Pembukaan Piala Dunia 2026? Ini Jadwal Lengkap dan Link Live Streaming

Jika diurutkan dari yang tertinggi hingga terendah, berikut adalah peta persentase pengalaman emosi marah di Asia Tenggara berdasarkan data Gallup:

  1. Filipina: 32%
  2. Myanmar: 30%
  3. Laos: 28%
  4. Kamboja: 27%
  5. Indonesia: 21%
  6. Malaysia: 20%
  7. Thailand: 17%
  8. Singapura: 14%
  9. Vietnam: 5%

Baca juga: Pemerintah Gorontalo Garansi Transportasi dan Stok BBM Aman Jelang PENAS XVII

Melihat data di atas, posisi Indonesia masih berada di bawah Filipina yang memuncaki daftar, serta Myanmar dan Laos. 

Meski begitu, indeks kemarahan warga Indonesia tercatat sedikit lebih tinggi dibanding negara tetangga dekat seperti Malaysia (20%) dan Singapura (14%).

Bukan Mengukur Karakter, Melainkan Frekuensi

Data yang dihimpun Gallup ini bukan merupakan validasi bahwa masyarakat sebuah negara memiliki watak yang agresif, kasar, atau pemarah.

Indikator anger (marah) dalam Gallup World Poll murni mengukur seberapa sering seseorang merasakan emosi negatif tersebut dalam durasi satu hari sebelum diwawancarai. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Goodstats

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Survei Gallup 2025: Mengintip Tingkat Kemarahan Kolektif Warga Indonesia di Level ASEAN

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!