Ilustrasi prospek cuaca Gorontalo empat hari ke depan (Istimewa)
GORONTALO — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) baru saja memperbarui laporan prospek cuaca untuk wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Gorontalo, yang berlaku sepanjang tanggal 7 hingga 13 April 2026.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, kondisi cuaca di tanah air diperkirakan masih akan didominasi oleh pertumbuhan awan hujan dengan intensitas yang bervariasi dari ringan hingga lebat.
Bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo, BMKG mengimbau agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama pada periode 10 sampai 13 April 2026.
Baca juga: 3 Kalimat yang Sering Menjadi Sinyal Minta Tolong Perempuan yang Tidak Bahagia
Fenomena ini berpotensi disertai dengan kilat atau petir yang dapat memengaruhi aktivitas luar ruang dan transportasi.
Pada rentang waktu ini, cuaca ekstrem berupa hujan lebat hingga sangat lebat terkonsentrasi di beberapa wilayah dengan status siaga.
Wilayah Status SIAGA: Sumatra Utara, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua Pegunungan, dan Papua Selatan.
Baca juga: Ikhtiar Kabupaten Gorontalo Menyelamatkan Memori Kolektif Lewat Penelusuran Naskah Kuno
Peringatan Angin Kencang: Bengkulu, Papua, dan Papua Barat.
Kondisi Umum: Mayoritas wilayah Indonesia lainnya tetap didominasi hujan ringan hingga sedang.
Memasuki pertengahan pekan, intensitas hujan diperkirakan meluas. Provinsi Gorontalo secara resmi masuk dalam daftar wilayah yang perlu mewaspadai peningkatan curah hujan sedang hingga lebat pada fase ini.
Baca juga: Demo Tambang Ilegal di Gorontalo Berujung Laporan Polisi, Sejumlah Aktivis Diduga Langgar UU Minerba
Wilayah Status SIAGA: Aceh, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan.
Peringatan Angin Kencang: Masih berpotensi terjadi di wilayah Papua dan Papua Barat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: BMKG