Bupati Gorontalo target naik kelas KLA dari Madya ke Nindya (Humas Pemkab Gorontalo)
GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo secara resmi memasang target tinggi dalam penilaian Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2026.
Setelah konsisten mempertahankan predikat kategori Madya selama satu dekade terakhir, daerah di bawah kepemimpinan Bupati Sofyan Puhi ini kini membidik kategori Nindya.
Ambisi tersebut ditegaskan dalam rapat evaluasi dan sinkronisasi KLA yang berlangsung khidmat di Ruang Dulohupa, Senin, 6 April 2026 kemarin.
Baca juga: BPS: Nilai Ekspor Provinsi Gorontalo Februari 2026 Melejit 97 Persen
Langkah ini dipandang sebagai bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mengintegrasikan hak-hak anak ke dalam arus utama pembangunan.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menekankan bahwa perjuangan meraih kategori Nindya bukan semata-mata demi mengejar penghargaan administratif.
Lebih dari itu, pencapaian ini merupakan indikator sejauh mana kebijakan daerah berpihak pada perlindungan dan masa depan generasi muda.
Baca juga: Wamen Transmigrasi bakal Berkunjung ke Kabupaten Gorontalo
“KLA bukan sekadar predikat, tetapi ukuran keberpihakan kita terhadap masa depan anak,” ujar Sofyan.
Ia menambahkan bahwa secara substansi, program-program yang mendukung pemenuhan hak anak telah diimplementasikan dengan baik di lapangan.
Namun, tantangan utama saat ini terletak pada aspek dokumentasi dan penguatan bukti fisik sebagai instrumen penilaian resmi.
Baca juga: 5 Cara Tegas Agar Tidak Mudah Dimanfaatkan di Tempat Kerja
Dalam arahannya, Bupati menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan untuk bekerja ekstra dalam menyusun administrasi yang valid dan terintegrasi.
Validitas data menjadi kunci utama agar kinerja yang telah dilakukan dapat terpotret secara objektif oleh tim verifikator pusat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan