6 perilaku di Medsos yang bikin kamu dijauhi di dunia nyata (Istimewa)
GORONTALO – Media sosial (Medsos) layaknya etalase digital. Apa yang kamu pajang di sana, itulah yang akan dinilai orang lain tentang siapa dirimu di kehidupan nyata.
Tanpa disadari, jempolmu saat membuat status atau mengunggah foto bisa menjadi bumerang yang merusak reputasi sosialmu.
Berdasarkan tinjauan psikologi, berikut adalah beberapa perilaku di media sosial yang bisa membuat orang lain ilfil dan memilih untuk menjauhimu.
Baca juga: Tempat Angker di Gorontalo dan Kisah di Baliknya: Ada yang Pernah Dijadikan Film
Pernah melihat status berpura-pura mengeluh sembari pasang foto lagi pegang barang mewah atau lagi di tempat mewah? Memang tidak ada yang mengetahui apa maksud di balik status itu.
Namun, orang lain biasanya langsung bisa mencium aroma kesombongan di balik keluhan tersebut. Di dunia nyata, kebiasaan ini membuatmu tampak tidak tulus dan haus akan pujian.
Ketika setiap aktivitasmu, mulai dari makan siang hingga perasaan sedih, harus mendapatkan Like, kamu sedang terjebak dalam kecanduan validasi.
Baca juga: Rekomendasi Tempat Nongkrong Favorit di Limboto: Dari Konsep Estetik Hingga Ruang Diskusi Ikonik
Psikologi menyebutkan bahwa kebutuhan berlebih akan pengakuan online cenderung menurunkan empati.
Kamu akan terlihat egois karena lebih peduli pada angka di layar daripada kualitas hubungan dengan orang yang duduk di depanmu.
Mendokumentasikan momen memang asyik, tapi jika kamu sibuk mencari sudut foto terbaik sampai mengabaikan obrolan di meja makan, itu adalah masalah.
Baca juga: Gorontalo Masuk Top 10 Daerah dengan Persentase Penduduk Miskin Tertinggi Tahun 2025
Penelitian dalam Journal of Experimental Social Psychology menyebutkan bahwa orang yang terlalu sibuk merekam justru kehilangan esensi kenikmatan momen tersebut.
Secara tidak langsung, kamu mengirimkan sinyal bahwa audiens internetmu jauh lebih penting daripada teman bicara yang ada di sisimu saat itu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber