Pemprov bakal jadikan command center jadi pusat data terpadu di Gorontalo (Humas Pemprov Gorontalo)
GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo berencana mengoptimalkan Command Center sebagai pusat data terintegrasi yang akan menghimpun informasi dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tingkat kabupaten/kota.
Langkah tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Gorontalo, Sri Wahyuni D. Matona, saat menerima kunjungan Duta Besar Australia, Rod Brazier, di Kantor Gubernur Gorontalo, Rabu, 22 Oktober 2025 kemarin.
Sri Wahyuni menjelaskan, sejumlah data lintas sektor kini sudah mulai terhimpun di Command Center.
Baca juga: BMKG Bilang Cuaca Lagi Panas-Panasnya! Jangan Sok Kuat Jalan di Bawah Terik Jam Segini
Beberapa di antaranya meliputi pendidikan, kesehatan, transportasi, pertanian, serta pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor.
Data tersebut bersumber dari dua kanal utama, yaitu Open Data Gorontalo (Pentagon) dan dashboard pimpinan.
Melalui Pentagon, masyarakat dapat mengakses dan mengunduh data publik, sementara dashboard pimpinan diperuntukkan bagi kebutuhan internal pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan strategis.
Baca juga: Suhu Panas Landa Sejumlah Wilayah di Indonesia Termasuk Gorontalo, Diprediksi Sampai Awal November
“Kami akan kembalikan fungsi Command Center itu sebagai pusat data terintegrasi. Tujuannya agar pimpinan bisa memonitoring langsung kemudian memulai, mengidentifikasi masalah sampai dengan memberikan rekomendasi berupa kebijakan strategi yang cepat tentunya berbasis data real time,” ungkapnya.
Menurut Yayu, membangun sistem data yang menyatu tidak bisa dilakukan secara instan. Diperlukan komitmen, konsistensi, dan kolaborasi dari seluruh pihak agar integrasi data berjalan efektif.
Ia menilai, perencanaan pembangunan berbasis data akan jauh lebih efisien karena setiap program dapat dirancang sesuai kebutuhan nyata di lapangan.
Baca juga: Sistem Satu Arah Akan Diterapkan di Jalan HB Jassin Kota Gorontalo, Uji Coba Mulai 27 Oktober
“Membangun data itu tidak bisa kita kerjakan satu kali, tapi berulang-ulang. Di Pemprov Gorontalo banyak data sektoral yang harus kita integrasikan sehingga menjadi satu data Gorontalo dan satu data Indonesia,” pungkasnya.
Dengan langkah ini, Pemprov Gorontalo berharap Command Center dapat menjadi pusat informasi terpadu yang tak hanya mendukung proses pengambilan keputusan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas data publik di daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo