GORONTALO — Kabar baik buat para mahasiswa Gorontalo yang punya mimpi kuliah sampai level doktor.
Pemerintah Australia lewat Duta Besarnya untuk Indonesia, Mr. Rod Brazier, membuka kesempatan bagi putra-putri Gorontalo untuk melanjutkan studi S3 di Australia.
Peluang itu disampaikan langsung saat Rod Brazier bertemu Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.
Baca juga: Pria Asal Sumut yang Ditangkap karena Narkoba Ngaku Sales Onderdil, Sabu Disimpan dalam Majalah
“Tadi ketika sarapan pagi dengan saya di rumah dinas, beliau membuka kesempatan para mahasiswa Gorontalo untuk melanjutkan pendidikan di Australia," kata Gusnar, Rabu, 22 Oktober 2025 kemarin.
"Rencana ini kita sambut baik karena sejalan dengan program Pemprov Gorontalo,” ungkap Gusnar.
Gusnar langsung menanggapi positif peluang emas itu dibawa Rod Brazier itu.
Baca juga: Jumlah Debitur KUR di Gorontalo Ada 9.158 Orang, Total Biaya Rp454 Miliar
Ia bilang, tawaran dari Dubes Australia sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia lewat pendidikan tinggi.
Pemprov Gorontalo pun berencana menyiapkan program beasiswa S3 ke Australia mulai tahun depan.
Tujuannya, agar semakin banyak generasi muda Gorontalo yang bisa menempuh pendidikan doktoral di luar negeri dan berkontribusi balik untuk daerahnya.
"Tahun depan kita akan merancang beasiswa ke Australia khusus untuk S3 biar semakin banyak Doktor luar negeri di Gorontalo dan bisa berkiprah untuk kemajuan Gorontalo,” ujar Gusnar.
Dalam kunjungan kerjanya ke Gorontalo, Rod Brazier juga sempat melihat berbagai potensi daerah melalui tampilan data di Command Center Pemprov Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo