GORONTALO – Sektor UMKM di Kabupaten Gorontalo bakal makin bergairah.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi mengumumkan komitmen serius pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.
Hal itu bisa dilihat lewat pembentukan tiga pusat kegiatan ekonomi baru.
Baca juga: Kabupaten Gorontalo Dorong Transformasi Digital Lewat E-Retribusi dan Sistem Pembayaran Non Tunai
Sebagai bagian dari Kawasan Strategis Terpadu (KST-12), wilayah Telaga punya potensi besar untuk jadi pusat pertumbuhan ekonomi.
Sofyan menegaskan, daerah ini tak boleh tertinggal dan harus mampu bersaing dengan wilayah tetangga.
Salah satu langkah nyata adalah rencana revitalisasi bekas terminal Parungi.
Baca juga: Kabupaten Gorontalo Siap Jadi Tuan Rumah PENAS KTNA XVII Tahun 2026
Lokasi tersebut akan disulap jadi kawasan usaha strategis.
“Kita ingin masyarakat punya tempat yang jelas untuk menjual produknya. Kalau wadah sudah ada, bulan depan kami akan komunikasikan dengan Bank Indonesia terkait program UMKM non-tunai,” ujar Sofyan.
Tak cuma soal lokasi usaha, Sofyan juga mulai mendorong pelaku UMKM melek teknologi, khususnya dalam hal transaksi.
Baca juga: Wagub Gorontalo: yang Doyan Pinjol, Judol, dan Merokok Bisa Dicoret dari Daftar Penerima Bantuan
Dua kawasan, yakni Telaga Park dan DKI Isimu akan jadi percontohan penggunaan sistem pembayaran digital QRIS.
Langkah ini diyakini bisa membuat proses jual beli jadi lebih cepat dan aman, terutama bagi pelaku usaha kecil yang selama ini masih mengandalkan transaksi tunai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo