GORONTALO - Kabupaten Gorontalo terus mematangkan persiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) ke-17, yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2026.
Kesiapan ini ditegaskan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam kunjungannya ke kelompok tani di Desa Bunggalo, Kecamatan Telaga Jaya, pada Senin, 30 Juni 2025 kemarin.
Ajang nasional yang digelar setiap tiga tahun sekali ini akan mempertemukan puluhan ribu petani dan nelayan dari berbagai penjuru tanah air. Kabupaten Gorontalo dipercaya sebagai lokasi penyelenggaraan untuk tahun 2026.
Baca juga: Gorontalo Masuk Daftar Provinsi dengan Angka Pekerja Anak Tertinggi di 2024
"Kami telah menyiapkan semuanya secara menyeluruh. Saat ini, sekitar 5.000 rumah warga telah kami data sebagai tempat akomodasi peserta, dan target kami mencapai 6.000 rumah," kata Sofyan.
Tak hanya urusan penginapan, sejumlah lokasi strategis juga sudah mulai dipersiapkan, termasuk area untuk upacara pembukaan, arena pameran alat dan mesin pertanian (alsintan), serta sistem koordinasi antar daerah peserta.
Menurut data sementara, jumlah peserta yang telah mendaftar sudah melampaui 30.000 orang. Angka ini diperkirakan akan terus bertambah hingga menyentuh 50.000 saat pelaksanaan berlangsung.
Baca juga: Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Bone Gorontalo
Sofyan menekankan bahwa event nasional ini akan membawa dampak luas, tak hanya bagi sektor pertanian dan perikanan, tapi juga bagi perekonomian lokal secara umum.
"Ini kesempatan besar untuk mendorong perputaran ekonomi warga. Selain itu, ajang ini juga bisa menjadi sarana berbagi ilmu dan teknologi antar petani dan nelayan dari berbagai daerah," jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Kabupaten Gorontalo untuk bersikap terbuka dan ramah dalam menyambut para tamu dari luar daerah, serta memanfaatkan momentum ini sebagai ajang pembelajaran.
"Kita harus buktikan bahwa Gorontalo siap menjadi tuan rumah yang baik. Lebih penting lagi, mari kita manfaatkan kehadiran para peserta untuk menimba pengetahuan dan teknologi baru yang bisa kita terapkan di daerah sendiri," tutup Bupati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo