Kamis, 25 JUNI 2026 • 09:09 WIB

PENAS XVII Bikin Hotel di Gorontalo Panen Cuan, Seluruh Kamar Ludes Terisi 100 Persen

Author

Peserta Penas XVII Gorontalo berbaur dengan masyarakat lokal di acara puncak yang dihadiri Prabowo Subianto (BPMI Setpres)

GORONTALO — Geliat PENAS XVII 2026 terbukti sukses menyuntikkan energi finansial yang luar biasa bagi sektor pariwisata di Provinsi Gorontalo.

Agenda berskala nasional ini telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan, khususnya pada sektor akomodasi.

Arus kedatangan ribuan delegasi dari berbagai penjuru tanah air memicu lonjakan permintaan fasilitas penginapan secara masif.

Baca juga: Terkuak di Gorontalo! Ini Alasan Emosional Prabowo Tak Pernah Menyerah Meski Berkali-kali Kalah di Pemilu

Dalam empat hari pelaksanaan kegiatan, tingkat hunian hotel di Gorontalo, baik hotel berbintang maupun nonbintang, tercatat mencapai 100 persen.

Otoritas terkait mencatat seluruh unit penginapan resmi yang terdaftar kini tidak lagi menyisakan ruang kosong bagi pelancong baru.

Berdasarkan data yang dihimpun, sebanyak 593 kamar hotel berbintang dan 981 kamar hotel nonbintang yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Gorontalo terisi penuh.

Baca juga: Gagah Pakai Upiya Karanji, Presiden Prabowo Bakar Semangat Petani dan Nelayan di PENAS XVII Gorontalo

Seluruh fasilitas tersebut langsung habis dipesan oleh berbagai elemen penting yang menyukseskan jalannya acara agraris tersebut.

Dengan demikian, total 1.574 kamar hotel dimanfaatkan oleh peserta, pendamping, panitia, dan tamu yang hadir pada PENAS XVII.

Kewalahan Tampung Tamu, Rumah Warga Jadi Penyelamat

Kondisi ini membuat para pelaku bisnis penginapan harus memutar otak akibat keterbatasan kapasitas tampung yang tersedia.

Baca juga: Pemkab Gorontalo Dukung Penuh Aksi Sosial Kapolda di Hari Bhayangkara ke-80

Plt Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga Romi Moge menjelaskan, tingginya mobilitas dan jumlah kunjungan selama kegiatan berlangsung menyebabkan permintaan akomodasi meningkat tajam.

Ketiadaan ruang kosong di pusat kota memaksa sebagian rombongan untuk mencari alternatif tempat istirahat lain yang lebih fleksibel.

Bahkan, sebagian peserta tidak lagi memperoleh kamar hotel karena seluruh kapasitas telah terisi.

Fenomena langka ini akhirnya membuka peluang rezeki baru bagi warga lokal yang tinggal di sekitar koridor utama acara.

Kondisi ini mendorong peserta mencari alternatif tempat menginap, seperti rumah sewa dan kos-kosan yang berada di sekitar lokasi kegiatan maupun kawasan perkotaan.

Miliaran Rupiah Mengalir Deras ke Sektor Perhotelan dan Indekos

Keuntungan bersih yang diraup oleh para pengusaha akomodasi komersial selama periode pameran menyentuh angka yang sangat fantastis.

“Dari sisi ekonomi, sektor perhotelan memperoleh manfaat yang cukup besar. Selama empat hari pelaksanaan PENAS XVII, hotel berbintang mencatat pendapatan sekitar Rp5,34 miliar, sedangkan hotel nonbintang menghasilkan pendapatan sekitar Rp4,41 miliar. Secara keseluruhan, total pendapatan sektor perhotelan mencapai sekitar Rp9,75 miliar,” kata Romi

Pesta pora finansial ini tidak hanya dinikmati oleh pemilik modal besar, melainkan juga menyentuh tabungan masyarakat akar rumput.

Lebih lanjut katanya, dampak ekonomi juga dirasakan oleh masyarakat yang menyediakan jasa akomodasi alternatif.

Puluhan bangunan tempat tinggal pribadi milik warga perkotaan dilaporkan laris manis disewa oleh rombongan luar daerah.

Tercatat sekitar 35 unit rumah sewa dimanfaatkan oleh peserta dengan total pendapatan mencapai Rp420 juta.

Geliat yang sama juga terlihat pada pemanfaatan fasilitas indekos eksklusif yang letaknya strategis dengan arena utama.

Selain itu, lima unit kos-kosan elit dengan total 25 kamar yang berada di sekitar lokasi kegiatan turut terisi penuh dan menghasilkan pendapatan sekitar Rp30 juta selama pelaksanaan PENAS XVII.

Jika diakumulasikan secara menyeluruh, perputaran uang dari sektor papan ini memberikan sumbangsih yang sangat masif bagi daerah.

“Artinya dari penyewaan rumah dan kos-kosan sekitar Rp450 juta. Jika digabung dengan hotel maka dapat angka Rp10,2 miliar,” imbuhnya.

Apresiasi Tinggi dari Pucuk Pimpinan Daerah atas Suksesnya Acara

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pihak panitia daerah melayangkan pesan penuh rasa hormat kepada seluruh pihak yang terlibat.

Pihaknya atas nama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua peserta dari semua daerah yang sudah datang ke Gorontalo.

Pemerintah provinsi juga memberikan catatan evaluasi sekaligus permohonan pemakluman atas segala keterbatasan pelayanan logistik di lapangan.

Pihaknya juga menyampaikan permohonan maaf jika selama pelaksanaan PENAS XVII ada hal-hal yang kurang berkenan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU