Respons Cepat Laporan Warga, Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo Petakan Kerusakan Infrastruktur di Berbagai Titik
GORONTALO – Menanggapi keluhan masyarakat terkait kondisi akses publik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo melakukan peninjauan lapangan secara intensif di sejumlah kecamatan.
Langkah ini diambil untuk mendata secara langsung kerusakan jalan dan jembatan guna menentukan skala prioritas perbaikan ke depan.
Tim teknis yang dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR, Risman, menyisir beberapa lokasi krusial mulai dari wilayah pelosok hingga kawasan perkotaan yang terdampak bencana maupun faktor usia bangunan.
Baca juga: Punya Empati Tinggi? Ini 6 Jurusan Kuliah yang Bisa Ubah Kepedulianmu Menjadi Karir Nyata
Identifikasi Masalah di Asparaga dan Boliyohuto
Kecamatan Asparaga menjadi salah satu fokus utama dalam peninjauan ini.
Di Jembatan Olimohulo, ditemukan tumpukan sampah dan sedimen yang memicu luapan air hingga merusak oprit serta badan jalan di sekitarnya.
Kondisi serupa yang lebih memprihatinkan terlihat pada jalur penghubung Desa Karya Indah dan Desa Mohiolo, jalan hampir terputus dan saat ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua.
Baca juga: Sering Bilang Terserah? Kenali Bahaya Invisible Man Syndrome yang Bisa Menghapus Jati Dirimu
Bergeser ke Kecamatan Boliyohuto, tepatnya di Desa Tolite, tim menyoroti kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama.
Jalur yang menjadi akses vital bagi para petani ini dipenuhi lubang yang mengganggu mobilitas distribusi hasil bumi.
Proteksi Jalan dan Kelanjutan Pembangunan
Selain meninjau kerusakan, Dinas PUPR juga memantau upaya proteksi infrastruktur di Desa Pilomonu melalui pemasangan portal.
Baca juga: Bayar Pajak Kini Lebih Dekat, Pemprov Gorontalo Operasikan Gerai Samsat Mobile dan GIIS
Langkah ini bertujuan untuk membatasi kendaraan bertonase besar agar tidak melintasi jalan baru yang belum didesain untuk beban berat, demi mencegah kerusakan dini.
Di sisi lain, pemerintah desa di Desa Paris menyuarakan aspirasi terkait kelanjutan pembangunan ruas jalan yang sempat terhenti.
Warga berharap pengerjaan segera dituntaskan agar aktivitas ekonomi kembali berjalan normal.
Penanganan Pasca Banjir
Tak hanya fokus pada infrastruktur darat, tim juga merespons laporan banjir yang melanda Kelurahan Tenilo, Kecamatan Limboto.
Luapan sungai akibat tanggul yang bocor menjadi catatan penting untuk segera dilakukan tindakan darurat.
"Menindaklanjuti laporan masyarakat, kami tinjau untuk menentukan langkah penanganan," tegas Risman.
Hasil dari rangkaian peninjauan ini nantinya akan dibawa ke meja evaluasi sebagai dasar penentuan kebijakan anggaran dan prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gorontalo agar lebih tepat sasaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkab Gorontalo