Jumat, 17 APRIL 2026 • 09:31 WIB

Gubernur Gorontalo: Nanti SPPG Tidak Lagi Beli di Pasar, tapi ke Petani

Author

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail minta SPPG beli bahan MBG ke petani (Humas Pemprov Gorontalo)

GORONTALO – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus mematangkan kesiapan ekosistem Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna mendukung kesuksesan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa operasional SPPG harus menjadi motor penggerak ekonomi yang manfaatnya langsung menyentuh para petani lokal.

Hal tersebut ditegaskan Gusnar dalam Rapat Pimpinan yang berlangsung secara virtual melalui zoom meeting, Rabu, 15 April 2026 kemarin. 

Baca juga: Skenario Berat Timnas Indonesia U-17 Bisa Lolos Semifinal Piala AFF U-17 2026

Ia menekankan pentingnya rantai pasok yang pendek agar nilai tambah ekonomi tidak menguap di tingkat tengkulak atau pasar besar.

Memotong Rantai Pasok demi Kesejahteraan Petani

Gusnar menginstruksikan agar seluruh unit SPPG di Gorontalo mulai beralih dari pembelian di pasar umum ke skema pengambilan komoditas langsung dari lahan pertanian warga. 

Strategi ini diharapkan mampu memastikan keberlanjutan program sekaligus menjadi jaminan pasar bagi hasil bumi daerah.

Baca juga: Dominasi tanpa Gol: Timnas Indonesia U-17 Kalah Tipis dari Malaysia, Skor 0-1

"Secara keseluruhan nanti SPPG itu tidak lagi beli di pasar tapi langsung ke petani, mereka harus diarahkan mengambil hasil dari petani. Sehingga manfaat MBG ini semakin melebar,” ujar Gusnar.

Untuk memastikan misi ganda, peningkatan gizi dan penguatan ekonomi, berjalan lancar, Gusnar menunjuk Wakil Gubernur, Idah Syahidah untuk memimpin pengawasan ketat di lapangan.

Dukungan Penyaluran Benih Sayur

Senada dengan visi Gubernur, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Gorontalo, Muljady Mario, mengungkapkan langkah konkret yang tengah dilakukan instansinya. 

Baca juga: 3 Sisi Psikologis Unik Mereka yang Gemar Berkendara Motor

Saat ini, pemerintah telah mulai mendistribusikan bantuan benih sayuran kepada sembilan kelompok tani yang tersebar di wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo, dan Bone Bolango.

“Kami sudah menyerahkan bibit kepada sembilan kelompok tani sebagai bentuk dukungan terhadap ekosistem MBG," katanya. 

"Tujuannya agar petani kita siap menyuplai kebutuhan bahan pangan berkualitas untuk program ini,” sambungnya.

Inovasi Penyajian Makanan

Di sisi lain, Idah Syahidah membagikan wawasan menarik dari hasil kunjungan kerjanya ke SPPG di Cianjur. 

Ia mengamati bahwa kunci keberhasilan program tidak hanya pada kandungan gizi, tetapi juga pada estetika penyajian.

Idah menekankan bahwa manajemen SPPG di Gorontalo perlu mengadopsi cara penyajian yang lebih menarik bagi anak sekolah. 

Menurutnya, meskipun menu yang disajikan sederhana, pengemasan yang menggugah selera akan sangat membantu meningkatkan minat siswa dalam mengonsumsi makanan bergizi yang disediakan pemerintah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU