Selasa, 03 MARET 2026 • 16:10 WIB

Tekan Inflasi, Pemkab Gorontalo Gelar Pasar Murah Bersubsidi

Author

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi melayani warga yang berbelanja di pasar murah bersubsidi usai dibuka (Indozone Gorontalo)

GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengambil langkah cepat untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tren kenaikan harga pangan.

Bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, pasar murah bersubsidi resmi digelar di halaman Kantor Kejari pada Selasa, 3 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mengintervensi harga pasar yang mulai merangkak naik menjelang bulan suci Ramadan.

Baca juga: 5 Tanda Depresi yang Sering Terabaikan

Intervensi Harga di Tengah Kenaikan Inflasi

Ketua Panitia Pasar Murah Bersubsidi, Viktor Asiku, mengungkapkan bahwa pelaksanaan agenda ini sangat krusial mengingat adanya kenaikan angka inflasi daerah.

Berdasarkan data terbaru, inflasi pada bulan Februari menyentuh angka 5,8 persen, meningkat dibandingkan bulan Januari yang berada di posisi 5,2 persen.

“Ini bagian dari visi misi pemerintah dalam program prioritas sektor UMKM 2026. Ini juga dalam rangka stabilitas harga bahan pokok dan pengendalian inflasi,” jelas Viktor.

Baca juga: Kabar Baik! Kuota Solar Gorontalo Bertambah

Dalam pasar murah kali ini, panitia menyediakan 1.000 paket komoditas yang terdiri dari beras, cabai rawit, mibyak goreng, dan bawang merah. 

Menariknya, pemerintah memberikan subsidi hingga 55 persen dari harga pasar normal. 

"Pelaksanaan ini juga menggandeng berbagai mitra strategis seperti Alfamart, Indomaret, serta Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kabupaten Gorontalo," jelas Viktor.

Baca juga: BMKG: Gerhana Bulan Total Sapa Indonesia Malam Ini, Catat Waktunya

Dukungan Pimpinan Daerah dan Kejaksaan

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada pihak Kejaksaan yang telah memberikan ruang bagi terlaksananya program ini. 

Ia menegaskan bahwa pasar murah akan menyasar seluruh wilayah di Kabupaten Gorontalo.

“Ini nanti akan dilaksanakan di seluruh kecamatan Kabupaten Gorontalo. Intinya kegiatan ini untuk menjaga harga pangan stabil dan ketahanan pangan di bulan Ramadan,” tutur Sofyan.

Senada dengan Bupati, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Gorontalo, Olan Pasaribu, berharap kolaborasi ini memberikan dampak nyata bagi dapur masyarakat, terutama bagi mereka yang paling terdampak kenaikan harga.

“Kami berharap dengan pelaksanaan kegiatan ini, apapun yang kita buat bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo,” pungkas Olan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU