Selasa, 06 JANUARI 2026 • 10:22 WIB

Petani Gorontalo Sejahtera, NTP Tertinggi di Indonesia Timur

Author

Nilai Tukar Petani atau NTP Gorontalo tertinggi se-Indonesia Timur (Istimewa)

GORONTALO – Kabar gembira datang dari sektor pertanian Provinsi Gorontalo di pengujung tahun 2025. 

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Gorontalo pada Desember 2025 menyentuh angka 120,89. 

Capaian fantastis ini menempatkan Gorontalo sebagai jawara dengan indeks tertinggi di seluruh kawasan Indonesia Timur.

Baca juga: Ekonomi Kabupaten Gorontalo Melesat 5,85 Persen dan Kinerja ASN Raih Predikat Tinggi

Angka ini bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan indikator valid mengenai menguatnya daya beli masyarakat tani. 

Dengan indeks yang melampaui angka 100, para petani kini memiliki kemampuan finansial yang lebih kuat untuk memenuhi kebutuhan konsumsi harian sekaligus membiayai modal produksi pertanian.

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljadi Mario, menegaskan bahwa lonjakan NTP ini merupakan cerminan langsung dari kesejahteraan di tingkat akar rumput.

Baca juga: Wali Kota Gorontalo Naikkan Gaji PPPK Paruh Waktu, Singgung Pemerintahan Sebelumnya

“Semakin tinggi nilai NTP, semakin besar kemampuan petani dalam membeli barang konsumsi dan sarana produksi dengan pendapatan yang diperoleh dari hasil pertanian,” terang Muljadi, Senin, 5 Desember 2026.

Visi Agromaritim yang Tepat Sasaran

Secara teknis, angka 120,89 menunjukkan bahwa harga jual hasil panen petani naik lebih signifikan dibandingkan kenaikan harga barang dan jasa yang mereka beli. 

Hal ini menciptakan surplus pendapatan yang meningkatkan standar hidup para petani.

Baca juga: Krisis Kapasitas TPA Regional Talumelito Mengancam Gorontalo

“Ini bisa diartikan cerminan dari tingkat kesejahteraan petani Gorontalo yang terus meningkat,” jelas Muljadi.

Komitmen Berkelanjutan

Tingginya NTP ini juga menjadi bukti efektivitas berbagai program pemerintah, mulai dari pengendalian harga komoditas hingga dukungan sarana prasarana pertanian yang masif. 

Pemerintah Provinsi Gorontalo berkomitmen menjadikan data BPS ini sebagai landasan untuk merumuskan kebijakan yang lebih pro-petani ke depannya.

“Ke depan, capaian ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mendorong kesejahteraan petani yang berkelanjutan di Provinsi Gorontalo,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU