Rabu, 31 DESEMBER 2025 • 11:05 WIB

Gubernur Gorontalo Wajibkan Upacara Penghormatan bagi ASN yang Pensiun

Author

Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail berikan sambutan pada silaturahmi purna ASN lintas generasi (Humas Pemprov Gorontalo)

GORONTALO – Suasana penuh kehangatan menyelimuti Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Selasa, 30 Desember 2025 kemarin. 

Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar reuni istimewa yang mempertemukan para pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas generasi, mulai dari era Penjabat Gubernur Tursandi Alwi tahun 2000 hingga masa kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail saat ini.

Dalam momen silaturahmi yang juga menjadi rangkaian peringatan HUT Provinsi Gorontalo ke-25 ini, Gusnar Ismail membawa gagasan baru tentang penghargaan terhadap pengabdi negara. 

Baca juga: Petugas Kebersihan Kota Gorontalo Dijamin Gaji dan BPJS, Langsung Pecat Kalau Ketahuan Miras

Terinspirasi dari soliditas TNI-Polri selama ia bertugas di Lemhannas, Gusnar ingin menanamkan budaya bahwa pengabdian tidak berhenti meski masa tugas telah usai.

“Di lingkungan TNI-Polri tidak mengenal kata akhir untuk bertugas, oleh sebab itu kalau kita perhatikan soliditas di TNI-Polri itu sangat tinggi baik saat bertugas maupun sudah purnawirawan," kata Gusnar. 

"Saya kurang lebih bergaul dengan mereka selama lima tahun jadi tahu persis budaya mereka dan saya pikir budaya berorganisasi ini sangat baik, bahwa pengabdian itu tanpa batas,” ujar Gusnar.

Baca juga: Pelanggaran Etik di Tubuh Polda Gorontalo Naik Sepanjang 2025: 10 Polisi Dipecat Tidak Hormat

Tradisi Baru: Melepas ASN dengan Hormat

Sebagai bentuk apresiasi nyata, Gusnar mengeluarkan instruksi khusus kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD). 

Ia tidak ingin para ASN yang telah mendedikasikan puluhan tahun hidupnya bagi daerah, pergi tanpa apresiasi yang layak.

“Ini tradisi yang bagus dan kami juga meminta Kepala BKD agar setiap ASN yang memasuki batas usia pensiun itu diacarakan dengan hormat dan penuh kebanggaan, tidak dilepas begitu saja,” tegas Gusnar.

Baca juga: Data Kriminalitas Gorontalo 2025: 3.202 Kasus Ditangani Polisi, Penyelesaian Perkara Melonjak 20 Persen

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan visi strategis pemerintahannya, mulai dari pengembangan sektor agromaritim, penguatan UMKM, hingga rencana pembangunan Masjid Raya Gorontalo Islamic Centre.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim, Ketua PKK Nani Ismail Mokodongan, serta jajaran pimpinan OPD.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU