Kamis, 25 SEPTEMBER 2025 • 12:59 WIB

Polisi Didesak Usut Tuntas Kematian Mahasiswa Asal Muna Usai Diksar Mapala FIS UNG

Author

Keluarga dan koalisi anti kekerasan desak polisi usut tuntas kematian Jeksen, mahasiswa asal Muna usai diksar mapala (HO/Husnul Puhi)

GORONTALO – Keluarga Muhamad Jeksen (MJ), mahasiswa UNG asal Muna yang tewas usai diksar mapala FIS menyampaikan pernyataan sikap. 

Koalisi Anti Kekerasan yang terdiri dari 27 organisasi mahasiswa dan organisasi sipil juga menyampaikan pernyataan sikap yang sama atas meninggalnya Jeksen.

Dalam konferensi pers, kuasa hukum keluarga korban, Ali Rajab menegaskan sejak awal diksar, Jeksen dalam kondisi sehat tanpa tanda-tanda pembengkakan di tubuhnya. 

Baca juga: Polisi Gagalkan Penyelundupan 117 Karung Batu Hitam dari Tambang Suwawa

Namun saat korban mulai mengeluh sakit, tidak bisa bernapas, dan mengalami pembengkakan pada pipi kiri hingga leher, panitia tidak segera melarikannya ke rumah sakit.

“Kondisi itu memperburuk keadaan korban,” tegas Ali.

Mereka juga membantah pemberitaan yang menyebut keluarga telah ikhlas dan tidak lagi menempuh jalur hukum. Menurut mereka, informasi tersebut menyesatkan dan melukai perasaan keluarga.

Baca juga: KEPMMI: Korlap Diksar Mapala FIS UNG Akui Ada Kekerasan

Atas dasar itu, keluarga korban bersama Koalisi Anti Kekerasan menyampaikan sejumlah tuntutan:

Pertama, Kapolres Bone Bolango diminta menarik ucapannya yang menyebut keluarga tidak keberatan dengan kematian MJ. 

Pernyataan tersebut sempat dimuat di sejumlah media daring dan terekam dalam video.

Baca juga: Idah Syahidah Sidak Dapur MBG Dini Hari, Pastikan Makanan Aman dan Variatif

Kedua, Kapolres diminta meminta maaf secara terbuka kepada keluarga korban dan masyarakat, serta mengakui bahwa pernyataannya keliru.

Ketiga Polres Bone Bolango diminta mengusut tuntas kasus ini tanpa intervensi pihak manapun yang bisa merugikan keluarga korban.

Keempat, keluarga dan Koalisi Anti Kekerasan dilibatkan langsung dalam setiap tahapan proses hukum agar penanganan kasus lebih transparan.

Kelima, Polda Gorontalo diminta mengawasi kinerja Polres Bone Bolango untuk memastikan fakta kematian MJ terungkap dan keadilan ditegakkan.

“Kami mendesak agar kasus ini diusut tuntas dan terduga pelaku segera diamankan. Seluruh proses hukum harus transparan dan melibatkan keluarga serta koalisi,” tegas Ali lagi.

Kasus kematian MJ hingga kini terus menjadi sorotan publik. 

Pihak keluarga dan koalisi menegaskan akan terus mengawal proses hukum agar berjalan adil tanpa ada upaya menutup-nutupi fakta.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU