GORONTALO - Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali menekankan pentingnya pelayanan publik yang humanis.
Saat membina aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga penunjang kegiatan daerah (TPKD) lingkup Puskesmas, Adhan menyoroti persoalan klasik yang sering merugikan masyarakat kecil.
Adhan menyoroti pelayanan kesehatan yang terhambat biaya.
Baca juga: Diksar Mapala FIS UNG yang Renggut Nyawa Satu Mahasiswa Tak Berizin
Kepada para tenaga kesehatan, Adhan mengingatkan agar tidak ada warga yang ditolak hanya karena belum mampu menyelesaikan administrasi.
"Layani dulu mereka, urusan belakangan administrasinya,” tegas Adhan.
Menurutnya, sudah banyak kasus pasien terlambat ditangani hingga berujung pada kematian, hanya karena soal biaya.
Baca juga: Tamat Sebelum Waktunya, Wahyudin Moridu Resmi Dipecat dari Anggota DPRD Provinsi Gorontalo
Kondisi seperti itu disebutnya tidak boleh terjadi di Kota Gorontalo.
Ia juga mengingatkan, prinsip yang sama pernah ia tekankan kepada para lurah, hanya dalam konteks berbeda.
Saat itu, ia melarang ada masyarakat yang dibiarkan kelaparan di wilayah mereka.
“Saya tidak mau begitu terjadi di Kota Gorontalo,” tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Gorontalo