GORONTALO - Sebuah insiden yang bikin heboh terjadi di Kota Gorontalo.
Seorang anggota polisi diduga jadi korban pengeroyokan oleh sejumlah anggota Satpol PP.
kejadian ini diduga menjadi pemicu awal penyerangan kantor Satpol PP Kota Gorontalo baru-baru ini.
Baca juga: Fakta di Balik Penyerangan Kantor Satpol PP Kota Gorontalo, Satu Anggota Polisi Kini Dirawat di RS
Kejadian Berawal Saat Polisi Pulang ke Rumah
Korban, seorang anggota polisi, awalnya cuma mau pulang ke rumah.
Namun, di tengah jalan, ia melewati lokasi razia yang digelar Satpol PP Kota Gorontalo. Di sinilah awal mula keributan terjadi.
Dimintai KTP, Terjadi Perdebatan Kecil
Saat melintas, korban dimintai KTP oleh petugas. Sempat ada adu argumen hingga tanpa banyak basa-basi terjadilah penyeroyokan.
Baca juga: Polisi Mulai Selidiki Kasus Penyerangan Kantor Satpol PP, Ternyata Ada Dugaan Penganiayaan
“Salah satu personel kami menjadi korban dari tindakan arogansi Satpol PP Kota Gorontalo saat melaksanakan tugas,” kata Dirreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Maruly Pardede.
Polisi Dikeroyok, Bahkan Disetrum di Leher
Tanpa penjelasan lebih lanjut, korban justru dikeroyok oleh sejumlah anggota Satpol PP.
Korban bahkan disetrum di bagian leher hingga harus dirawat di rumah sakit.
“Tanpa ada penjelasan apa-apa langsung melakukan pengeroyokan, bahkan personel kami disiksa dengan alat setrum di bagian leher,” ujar Kombes Pol Maruly Pardede.
Baca juga: Polda Gorontalo Tanggapi Dugaan Keterlibatan Polisi dalam Insiden Penyerangan Kantor Satpol PP
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Langsung Turun Tangan
Kombes Pol Maruly Pardede bersama jajaran pejabat utama dan stafnya, langsung membesuk korban di RS Multazam, Senin 7 Juli 2025. Ia pun menyampaikan keprihatinannya.
Yang bikin makin miris, korban ternyata tidak sedang bertugas. Ia hanya warga biasa yang kebetulan lewat.
“Cukup miris, karena memang korban pada saat itu hanya berperan sebagai masyarakat biasa. Cuma karena insting polisinya melihat ada keramaian, dia datang ke sana dan dimintai KTP oleh Satpol PP yang sedang bertugas,” lanjut Maruly.
Baca juga: Kantor Satpol PP Diduga Dirusak Polisi, Walikota Gorontalo Bakal Ngadu ke Propam Polri
Polisi Pastikan Akan Usut Tuntas
Pihak Polda Gorontalo sudah menyatakan sedang mendalami kasus ini dan berjanji akan menindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. Bukan main-main, ini sudah jadi perhatian serius.
Imbasnya, Kantor Satpol PP Sempat Diserang
Pascainsiden ini, sempat muncul kabar adanya penyerangan terhadap kantor Satpol PP Kota Gorontalo.
Dugaan kuatnya, ini adalah buntut dari pengeroyokan terhadap anggota polisi tersebut.
Sementara itu, media sudah mencoba menghubungi pihak Satpol PP untuk meminta keterangan.
Namun hingga saat ini, Kasatpol PP Kota Gorontalo masih memilih bungkam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan