Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 09 JULI 2026 • 13:32 WIB

34 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Gorontalo per Juli 2026

34 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Gorontalo per Juli 202634 bencana kebakaran terjadi di Kabupaten Gorontalo per Juli 2014 (Istimewa)

GORONTALO — Ancaman bencana kebakaran menjadi salah satu tantangan krusial yang terus diwaspadai di wilayah tropis, terutama saat alam memasuki fase cuaca kering dan minim curah hujan. 

Di Kabupaten Gorontalo, lonjakan suhu udara yang ekstrem selama puncak musim kemarau berbanding lurus dengan meningkatnya risiko amukan si jago merah. 

Menanggapi situasi rentan ini, Pemerintah Kabupaten Gorontalo melalui UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara intensif bergerak merangkul masyarakat untuk memperketat deteksi dini terhadap segala potensi pemicu kebakaran di lingkungan sekitar.

Baca juga: Seluk Beluk Seni Bela diri Khas Gorontalo Langga dan Legenda Ju Panggola

Dominasi Korsleting Listrik dan Titik Rawan di Limboto

Langkah kewaspadaan ini bukanlah tanpa alasan yang mendasar. Berdasarkan data rekapitulasi hingga Juli 2026, UPTD Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo mencatat telah terjadi sebanyak 34 peristiwa kebakaran di berbagai titik wilayah. 

Dari peta sebaran kerawanan, Kecamatan Limboto muncul sebagai wilayah yang paling sering didera insiden tersebut. 

Adapun dari total puluhan kasus yang terjadi, sekitar 20 insiden di antaranya menimpa bangunan rumah tinggal, mayoritas kegagalan sistem keamanan tersebut dipicu oleh masalah korsleting atau arus pendek listrik.

Baca juga: Sekda Kabgor: Festival Budaya Jaton Layak Masuk Kalender Event Provinsi

Kepala UPTD Damkar BPBD Kabupaten Gorontalo, Farid Taha, membeberkan bahwa kelalaian terhadap kelayakan instalasi listrik masih menempati urutan teratas sebagai penyebab utama petaka tersebut. 

Pola penataan kabel yang tidak memenuhi standar teknis serta kebiasaan menumpuk sambungan secara berlebihan pada bangunan hunian maupun tempat usaha menjadi bom waktu yang siap memercikkan api kapan saja.

”Instalasi listrik perlu diperiksa secara berkala. Jika usia instalasi sudah mencapai 10 hingga 15 tahun, sebaiknya dilakukan renovasi atau penggantian agar tetap aman digunakan. Langkah sederhana ini dapat mencegah terjadinya kebakaran yang merugikan,” ujarnya.

Baca juga: Resep Nasi Kuning Khas Gorontalo yang Mudah dan Enak

Mitigasi Risiko di Tengah Cuaca Ekstrem Musim Kemarau

Selain kerentanan dari dalam ruang domestik, karakteristik alam yang gersang di tengah musim kemarau panjang turut menyumbang andil besar dalam memperluas skala ancaman. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Otanaha.id

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

34 Kebakaran Terjadi di Kabupaten Gorontalo per Juli 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!