GORONTALO – Visi Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dalam memajukan sektor agromaritim mendapat angin segar dari pemerintah pusat.
Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Dudy Purwagandhi, menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan layanan tol laut khusus ternak yang menjadi urat nadi distribusi peternakan di Gorontalo.
Kepastian ini didapatkan usai Gusnar Ismail melakukan pertemuan strategis dengan Dudy Purwagandhi di Jakarta pada Selasa, 3 Desember 2026.
Baca juga: Jejak Gereja Tertua dan Simbol Toleransi di Bumi Serambi Madinah Gorontalo
Dalam pertemuan yang turut dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Laut tersebut, Kemenhub menjamin bahwa armada KM Cemara Nusantara 05 akan tetap beroperasi dengan pangkalan di Pelabuhan Kwandang.
Layanan angkutan ternak tahun ini dipastikan tetap melintasi jalur logistik penting guna memenuhi kebutuhan antarpulau.
Adapun rute yang akan dilayani meliputi Kwandang-Tarakan-Balikpapan-Kupang-Banjarmasin, dan kembali ke Kwandang.
Baca juga: Cerita Rakyat Limonu: Sosok Legendaris Gorontalo yang Tak Lekang oleh Waktu
“Menhub memastikan bahwa layanan tol laut khusus ternak pada tahun 2026 tetap melayani rute sesuai yang telah diusulkan Gubernur Gorontalo dengan pangkalan pelabuhan Kwandang,” ungkap Jamal Nganro, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo.
Program agromaritim yang digagas Gusnar bukan sekadar soal distribusi, melainkan fokus pada peningkatan pendapatan peternak sapi melalui kepastian pasar.
Pemprov Gorontalo diketahui telah bergerak lincah membangun kolaborasi lintas daerah, mulai dari kerja sama antara Kabupaten Gorontalo Utara dengan Kota Tarakan, hingga sinergi bersama Bank Indonesia untuk membuka pasar baru di Kalimantan Timur.
Melalui dukungan infrastruktur transportasi laut ini, Pemprov Gorontalo ingin memastikan bahwa bantuan bibit sapi yang diberikan kepada masyarakat memiliki nilai ekonomi yang jelas.
“Kerja sama ini Pemprov Gorontalo tidak hanya memberikan bantuan sapi kepada masyarakat, tetapi juga memastikan pemasarannya agar masyarakat termotivasi untuk beternak sapi," ujar Jamal.
"Guna mewujudkan program tersebut dibutuhkan dukungan layanan angkutan khusus ternak untuk mengangkut ternak ke daerah yang telah bekerja sama,” pungkas Jamal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemprov Gorontalo