Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 03 DESEMBER 2025 • 11:04 WIB

Tren Yo-yo Angka Stunting Gorontalo, TPPS Jangan Loyo

Tren Yo-yo Angka Stunting Gorontalo, TPPS Jangan LoyoWakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah menaruh perhatian khusus terhadap tren yo-yo angka stunting Gorontalo (Humas Pemprov Gorontalo)

GORONTALO – Grafik prevalensi stunting (tengkes) di Provinsi Gorontalo yang bergerak tidak stabil bak permainan "yo-yo" menjadi alarm peringatan bagi pemerintah daerah. 

Fenomena naik-turunnya angka ini menjadi sorotan utama Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah.

Saat membuka Rakortek Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting, Idah memberikan lecutan semangat agar Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tidak boleh kendor alias "loyo" dalam menghadapi situasi ini. 

Baca juga: Pengganti Wahyudin Moridu Ditetapkan KPU Provinsi Gorontalo, Kapan Jadwal Pelantikannya?

Menurutnya, fluktuasi data menuntut respons kerja yang lebih serius, terukur, dan kolaboratif dari level provinsi hingga desa.

“Stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang," kata Idah, Selasa, 2 Desember 2025.

"Penanganannya membutuhkan intervensi spesifik untuk mengatasi penyebab langsung serta intervensi sensitif untuk mengatasi penyebab tidak langsung,” sambungnya.

Baca juga: Tidak Ada PHK Massal, Nasib 329 Guru Non-Database di Gorontalo Terselamatkan

Fakta Angka yang Labil

Sebutan "tren yo-yo" bukan tanpa alasan. Jika melihat rekam jejak data empat tahun ke belakang, stabilitas penurunan belum terlihat konsisten:

Tahun 2021 angka stunting Provinsi Gorontalo berada di angka 29 persen berdasarkan SSGI. Tahun berikutnya turun menjadi 23,8 persen.

Namun, pada tahun 2023 berdasarkan SKI, angka tersebut kembali naik menjadi 26,9 persen, dan turun lagi ke 23,8 persen pada 2024.

Baca juga: Sebaran Tenaga Kerja Disabilitas 2024: Gorontalo Mulai Terpetakan, Jawa Barat Masih Juara

Meskipun kembali turun di tahun terakhir, angka ini masih jauh dari target nasional 14 persen yang diamanatkan dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021. 

Hal inilah yang mendasari desakan Wagub agar TPPS bekerja ekstra keras.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pemprov Gorontalo

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tren Yo-yo Angka Stunting Gorontalo, TPPS Jangan Loyo

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!