Bone Bolango, AKBP Supriantoro bilang akan ekshumasi makam mahasiswa UNG asal Muna yang tewas usai diksar mapala" data-author="Istimewa" data-source="Istimewa" data-credit="Istimewa" data-watermark="0">Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro bilang akan ekshumasi makam mahasiswa UNG asal Muna yang tewas usai diksar mapala (Istimewa)
GORONTALO - Makam Muhamad Jeksen, mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) asal Muna yang tewas usai diksar mapala akan dibongkar polisi.
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menjelaskan langkah tersebut dilakukan setelah rangkaian pemeriksaan saksi dirampungkan.
“Mungkin pekan depan kami akan ke Kabupaten Muna untuk proses ekshumasi,” ujar Supriantoro.
Baca juga: Adhan ke ASN Kota Gorontalo: Kinerja Kurang, TPP Kurangi 50 Persen
Dalam proses penyelidikan ini, total 24 orang saksi sudah atau sedang dimintai keterangan.
Mereka terdiri dari panitia senior, peserta kegiatan, tenaga medis, hingga pihak kampus.
Sampai sekarang masih ada empat saksi yang harus diperiksa sebelum pembongkaran makam dilaksanakan.
Baca juga: Proyek Kampung Nelayan Kota Gorontalo Dapat Dukungan Masyarakat: Tidak Ada Alasan Menolak
“Kami masih menunggu empat saksi ini. Kalau sudah, kami langsung ke Muna,” imbuhnya.
Rencana ekshumasi itu mendapat persetujuan pihak keluarga korban.
Kuasa hukum keluarga korban, Ardin Bataweya, menegaskan hal itu merupakan bagian dari dorongan untuk mempercepat penetapan tersangka.
“Kita akan melihat sikap dari pihak Polres dan ini kita akan tunggu,” kata Ardin.
Namun, ia mengingatkan jika janji tersebut tidak ditepati, pihak keluarga bersama pendukungnya siap kembali menggelar aksi protes.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan