GORONTALO - Pemerintah Kota Gorontalo akan menerapkan mutasi pejabat denga sistem baru.
Pemkot Gorontalo akan menerapkan sistem manajemen talenta sebagai acuan utama pengisian jabatan OPD.
Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, menegaskan bahwa pendekatan baru ini akan menggantikan metode job fit dan job bidding yang selama ini digunakan.
Baca juga: Perayaan HUT RI ke-80 di Kota Gorontalo Bernuansa Pesta Rakyat
Tujuannya adalah memastikan penempatan pejabat dilakukan berdasarkan kemampuan yang teruji, bukan sekadar preferensi pribadi.
“Kita fokus pada kemampuan, bukan sekadar selera. Semua akan diuji dulu,” ujar Adhan Senin 28 Juli 2025 kemarin.
Sebagai bagian dari persiapan, Pemkot Gorontalo akan menghadirkan Ari Ginanjar sebagai narasumber dalam kegiatan pembekalan pejabat yang akan mengikuti proses seleksi dan rotasi.
Baca juga: Warga Tanggidaa Desak Pemerintah Tertibkan Truk Kontainer di Jalan Hos Cokroaminoto Kota Gorontalo
Ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman dan kesiapan pejabat terhadap sistem baru yang akan diterapkan.
Dalam kesempatan yang sama, Adhan juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat lima OPD yang masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt).
Sementara dalam waktu dekat akan ada enam hingga tujuh pejabat yang memasuki masa pensiun, termasuk Sekretaris Daerah dan Inspektur.
Baca juga: Pasar Sentral Kota Gorontalo Bakal Dioptimalkan Lagi, Kios Tak Ditempati Terancam Dialihkan
“Pasti akan ada rotasi. Tapi, semua melalui tahapan tes dan asesmen,” tegas Adhan.
Langkah ini dinilai sebagai upaya reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pemkot Gorontalo