GORONTALO — Nasi kuning telah menjadi salah satu kuliner khas Provinsi Gorontalo yang sangat mudah ditemukan.
Nasi kuning khas Gorontalo memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya secara mencolok dari varian nasi kuning di daerah lain di Indonesia.
Sajian kuliner tradisional ini disajikan secara khas dengan paduan laksa atau bihun tumis ikan cakalang serta siraman dabu-dabu goreng yang menggugah selera.
Baca juga: Aduan ke Meja Ombudsman Gorontalo Turun Signifikan Selama Juni 2026
Berikut ini resep dan cara membuat nasi kuning khas Gorontalo.
Bahan-Bahan yang Perlu Disiapkan
Sebelum mulai memasak, Anda perlu menyiapkan seluruh kelengkapan bahan utama dan bumbu pelengkap di bawah ini:
Bahan Utama: Siapkan 1 kg beras berkualitas baik.
Baca juga: Pemkab Gorontalo Mulai Kucurkan Alokasi Dana Desa Periode Juli 2026
Aroma Nasi: Sediakan 1 bungkus santan kemasan, sereh geprek, kunyit bubuk, daun pandan, dan seruas kayu manis.
Protein Utama: Siapkan 1 ekor ikan cakalang segar ukuran sedang atau bisa diganti dengan 1 ekor cakalang fufu (asap).
Bahan Mi: Sediakan 1 bungkus bihun atau laksa sesuai kebutuhan.
Baca juga: ASN Kota Gorontalo Kena Razia Satpol PP saat Asyik Keluyuran di Jam Kerja
Bumbu Halus Mi: Siapkan 4 siung bawang putih, 5 siung bawang merah, serta merica bubuk secukupnya.
Bahan Dabu-Dabu: Sediakan 1/4 kg cabai merah, cabai rawit secukupnya, bawang merah, dan 10 buah tomat segar.
Langkah-Langkah Cara Membuat
Proses pembuatan kuliner legendaris ini terbagi menjadi beberapa tahapan mudah yang bisa Anda praktikkan langsung di dapur rumah.
1. Proses Memasak Nasi Kuning
Cuci bersih beras terlebih dahulu lalu masukkan ke dalam wajan bersama santan, 500 ml air, sereh geprek, kunyit bubuk, daun pandan, dan kayu manis utuh.
Masaklah campuran beras dan bumbu aromatik tersebut di atas kompor hingga kondisinya menjadi setengah matang.
Setelah tekstur beras menjadi setengah matang, segera pindahkan ke dalam wadah kukusan lalu masak kembali hingga matang tanak.
2. Mengolah Bihun Tumis Cakalang
Bila Anda memilih menggunakan ikan cakalang segar, gorenglah hingga kering terlebih dahulu sebelum kemudian disuwir secara halus.
Bila Anda memakai jenis ikan cakalang fufu atau asap, Anda bisa langsung melakukan proses suwir halus tanpa perlu digoreng lagi.
Langkah berikutnya adalah merendam bihun atau laksa di dalam air mendidih sampai kondisinya 90 persen layu.
Haluskan bawang putih serta bawang merah menggunakan blender lalu tumis bumbu tersebut dengan sedikit minyak sampai mengeluarkan aroma wangi.
Masukkan suwiran ikan cakalang ke dalam tumisan bumbu aromatik tadi, lalu aduk seluruh bahan hingga tercampur secara merata.
Tambahkan bumbu pelengkap berupa merica bubuk, garam, serta penyedap rasa ke dalam wajan sesuai dengan selera Anda.
Matikan api kompor setelah semua bumbu merata, lalu tunggu hingga kondisi tumisan ikan cakalang tersebut menjadi agak dingin.
Masukkan bihun atau laksa yang telah direndam sebelumnya ke dalam wajan, lalu aduk kembali hingga menyatu sempurna dengan suwiran cakalang.
3. Meracik Dabu-Dabu Goreng
Untuk membuat sambal pendamping, haluskan tomat, bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit menggunakan blender atau cobek ulek.
Tumis seluruh bumbu sambal yang telah halus tersebut menggunakan api kecil secara perlahan sampai kondisinya benar-benar tanak.
4. Saran Penyajian
Tata nasi kuning yang harum di atas piring saji atau daun pisang, lalu tambahkan topping bihun cakalang di bagian sisinya.
Lengkapi sajian sarapan pagi Anda dengan siraman dabu-dabu goreng pedas, telur repus, bawang goreng, dan kerupuk yang siap memanjakan lidah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber