Selasa, 31 MARET 2026 • 22:32 WIB

John Herdman, Gairah Newcastle di Pinggir Lapangan, dan Misi Menghidupkan Marwah Garuda

Author

John Herdman temui suporter Timnas Indonesia usai laga final FIFA Series 2026 (Ig @lagrandeindonesia12)

GORONTALO – Pemandangan di area teknis Timnas Indonesia kini terasa lebih berwarna dan bertenaga.

Sosok John Herdman tak henti-hentinya berdiri, bergerak, dan memberikan instruksi kepada para pemainnya sepanjang pertandingan. 

Bagi pelatih asal Inggris ini, aksi tersebut bukan sekadar luapan emosi, melainkan wujud gairah murni terhadap sepak bola.

Baca juga: Update Ranking FIFA: Timnas Indonesia Tertahan di Posisi 121 Usai Gelaran FIFA Series 2026

Lahir dan besar di Newcastle, sebuah kota yang dikenal dengan fanatisme sepak bolanya yang mendarah daging, Herdman membawa semangat itu ke dalam DNA kepelatihannya di tanah air.

Sentuhan Personal dan Pengingat Taktis

Dalam keterangannya, Herdman menjelaskan bahwa kehadirannya yang aktif di pinggir lapangan bertujuan untuk menjaga fokus pemain di tengah kerangka taktik yang ketat. 

Menurutnya, instruksi konstan sangat krusial, terutama bagi tim yang baru saja disatukan dalam waktu singkat.

Baca juga: Kalender Padat Menanti Timnas Indonesia hingga 2027

“Saya berasal dari Newcastle. Itu adalah kota sepak bola yang penuh gairah dan, yah menurut saya gairah itu harus ada,” ungkap John Herdman.

Ia menambahkan bahwa ada ekspektasi tinggi yang ia bebankan kepada setiap pemain. 

“Tetapi jelas ada kerangka taktis dan saya memiliki harapan yang tinggi terhadap para pemain. Dan ketika Anda menyatukan sebuah tim untuk waktu yang singkat, Anda butuh pengingat yang konstan,” jelasnya.

Baca juga: John Herdman Puji Visi Bermain Calvin Verdonk dan Kolektivitas Lini Tengah Garuda

Hidupkan Kembali Ritual Sakral

Selain aspek teknis di lapangan, Herdman juga menunjukkan kepeduliannya terhadap aspek emosional antara tim dan penggemar. 

Pasca-pertandingan, ia terlihat menghidupkan kembali ritual sakral yang sempat memudar pada era kepelatihan sebelumnya yakni menyapa suporter secara langsung di tribun.

Momen haru saat pemain dan tim pelatih berbaris melingkar di tengah lapangan, lalu berjalan berkeliling stadion untuk memberikan apresiasi kepada para pendukung, kini kembali terlihat. 

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis Herdman untuk memperkuat ikatan batin antara Skuad Garuda dengan para pemain ke-12.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU