Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman (Timnas Indonesia)
GORONTALO – Timnas Indonesia harus puas menyandang status runner-up dalam gelaran FIFA Series 2026 setelah takluk tipis dari Bulgaria.
Meski demikian, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menegaskan bahwa hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan perkembangan signifikan yang ditunjukkan anak asuhnya di lapangan.
Bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Indonesia kalah dengan skor 0-1 akibat eksekusi penalti Marin Petkov di menit ke-35.
Walaupun gagal mengangkat trofi, Herdman melihat adanya komitmen kuat dari para pemain terhadap identitas permainan baru yang sedang dibangun.
Dalam konferensi pers pascapertandingan, pelatih asal Inggris tersebut menyoroti bagaimana skuad Garuda sebenarnya mampu mendominasi jalannya laga.
Kekurangan utama yang menjadi catatan adalah masalah efektivitas di depan gawang lawan.
Baca juga: 6.570 Hari Tanpa Gelar: Ketika Ramadan Berakhir, tapi Puasa Gelar Timnas Indonesia Tak Kunjung Usai
“Kami berkomitmen pada tingkat fisik yang tinggi dan gaya bermain kami, tapi pada akhirnya kami belum meraih hasil,” ujar Herdman.
Ia menambahkan bahwa pada level kompetisi internasional, kemampuan memanfaatkan peluang menjadi pembeda yang krusial.
“Ketika Anda tampil di level seperti itu dan pertandingan ada dalam genggaman, Anda harus bisa memenangkannya. Ini seharusnya menjadi kemenangan untuk Indonesia,” tegasnya.
Baca juga: Kevin Diks: Sangat Sulit Mengalahkan Kami di Kandang
Salah satu poin yang membuat Herdman bangga adalah kemampuan lini tengah Indonesia dalam meredam kekuatan fisik khas tim Eropa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Kita Garuda