Selasa, 31 MARET 2026 • 17:17 WIB

John Herdman Puji Visi Bermain Calvin Verdonk dan Kolektivitas Lini Tengah Garuda

Author

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman puji beberapa pemain usai Final FIFA Series 2026 (Timnas Indonesia)

GORONTALO – Meski hasil akhir belum memihak, pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan catatan positif bagi sejumlah penggawa Garuda usai laga sengit melawan Bulgaria. 

Secara khusus, pelatih asal Inggris tersebut melayangkan pujian tinggi atas performa impresif yang ditunjukkan oleh Calvin Verdonk di sepanjang pertandingan.

Dalam pandangan Herdman, Verdonk telah menunjukkan standar permainan yang sangat tinggi dan menjadi elemen vital dalam skema permainan tim. 

Baca juga: Sisi Positif di Balik Kekalahan Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026

“Saya pikir penampilan Calvin malam ini luar biasa. Dia adalah pemain yang komplet, punya kecerdasan taktik, kecepatan, stamina, akselerasi, dan visi umpan," katanya.

"Saya pikir Calvin adalah bagian besar dari masa depan tim ini,” sambungnya.

Konektivitas Lini Tengah dan Dampak Pemain Muda

Tak hanya Verdonk, Herdman juga menyoroti soliditas lini tengah yang dihuni oleh duet Joey Pelupessy dan Ivar Jenner. 

Baca juga: Kiprah Pelatih Bulgaria: Alumni Liga Indonesia, Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia, yang Memutus Harapan

Kehadiran mereka dinilai mampu mengimbangi kekuatan fisik tim Eropa dan menjaga aliran bola tetap stabil.

Apresiasi juga diberikan kepada Beckham Putra yang dianggap mampu memberikan dimensi serangan yang berbeda meskipun harus berhadapan dengan pemain lawan yang secara postur lebih unggul.

“Melawan tim Eropa seperti Bulgaria, saya rasa kami mampu mengontrol lini tengah sepanjang pertandingan. Ada banyak konektivitas dalam permainan kami dan para pemain menunjukkan pemahaman yang baik terhadap sistem,” jelas Herdman. 

Baca juga: 6.570 Hari Tanpa Gelar: Ketika Ramadan Berakhir, tapi Puasa Gelar Timnas Indonesia Tak Kunjung Usai

"Saya juga melihat Beckham Putra dan lainnya menunjukkan bahwa mereka bisa memberi dampak melawan tim Eropa yang secara fisik lebih besar dan kuat.”

Pekerjaan Rumah di Lini Serang

Meski puas dengan cara timnya membangun serangan dan menembus tekanan lawan, Herdman mengakui bahwa efisiensi di depan gawang masih menjadi kendala utama. 

Baginya, transisi dari lini tengah menuju penyelesaian akhir adalah aspek yang harus segera dibenahi.

“Soal ketajaman, kami sebenarnya sudah masuk ke area-area berbahaya. Kombinasi permainan untuk menembus pressing Bulgaria sangat bagus hingga ke sepertiga akhir. Tapi kami masih perlu menambah kualitas di lini serang,” pungkasnya.

Evaluasi ini menjadi poin penting bagi skuad Garuda dalam menatap laga-laga internasional berikutnya, di mana kematangan taktik diharapkan bisa berbanding lurus dengan hasil di papan skor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kita Garuda

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU