GORONTALO — Bagi banyak perempuan, datangnya siklus bulanan di tengah Ramadan terkadang memunculkan rasa sedih karena merasa terputus dari rutinitas ibadah utama seperti salat dan puasa.
Namun, perlu diingat bahwa rahmat Allah sangatlah luas. Menjalankan ketentuan untuk tidak beribadah saat haid pun sebenarnya adalah bentuk ketaatan kepada perintah-Nya.
Agar hari-hari Ramadanmu tetap produktif dan penuh berkah, berikut adalah narasi baru mengenai amalan yang bisa kamu lakukan.
Baca juga: Awas Burnout! 8 Kebiasaan Sepele yang Diam-Diam Menghisap Energi Mentalmu
1. Menjadi "Sponsor" Pahala Orang Berpuasa
Rasulullah SAW menjanjikan pahala yang sama bagi mereka yang menyediakan hidangan berbuka (ifthar).
Kamu bisa menyiapkannya untuk keluarga, berbagi takjil di masjid, atau mengirimkan makanan ke panti asuhan.
Ini adalah cara instan untuk tetap mendapatkan pahala puasa setiap hari.
Baca juga: Rekomendasi Spot Ngabuburit di Limboto: Menara Keagungan dan Pasmolim yang Instagramable
2. Menghidupkan Lisan dengan Zikir dan Doa
Haid tidak membatasi lidah dan hatimu untuk terus terhubung dengan Sang Pencipta.
Manfaatkan waktu luangmu untuk melafalkan kalimah tayyibah atau memanjatkan doa-doa terbaik, terutama di waktu-waktu mustajab seperti menjelang berbuka atau sepertiga malam terakhir.
3. Meresapi Kalam Ilahi Lewat Pendengaran
Jika kamu merasa rindu dengan Al-Qur'an, cobalah untuk mendengarkan murattal.
Baca juga: Prospek Cuaca 20-26 Februari 2026: BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Gorontalo
Mendengarkan dengan khusyuk tetap memberikan ketenangan batin dan pahala yang besar, sekaligus menjaga kedekatanmu dengan kitab suci.
4. Upgrade Diri dengan Menuntut Ilmu
Gunakan waktu libur puasamu untuk memperdalam literasi keagamaan. Membaca buku sirah nabawiyah, mendengarkan podcast dakwah, atau mengikuti kajian tematik adalah investasi intelektual yang sangat bernilai di mata Allah.
5. Memperluas Jejak Kebaikan Melalui Sedekah
Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Sedekah tidak selalu soal nominal; bisa berupa bantuan tenaga untuk kegiatan sosial di lingkungan sekitar atau mendukung penggalangan dana kemanusiaan secara online.
6. Niatkan Rutinitas Rumah Tangga sebagai Ibadah
Menyiapkan menu sahur yang bergizi untuk anggota keluarga atau menjaga kebersihan rumah memiliki nilai pahala yang besar jika diniatkan sebagai bentuk pengabdian dan kasih sayang karena Allah.
7. Menjadi Pelopor Kebaikan di Media Sosial
Di era digital, berdakwah menjadi lebih mudah. Kamu bisa berbagi konten edukatif, kutipan hadis, atau pengingat kebaikan kepada teman-temanmu.
Satu orang yang tergerak karena unggahanmu akan mengalirkan pahala jariyah untukmu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber