Kamis, 05 FEBRUARI 2026 • 11:12 WIB

Red Flag di Kantor: Mengenali 5 Ciri Orang Egois yang Bisa Merusak Ritme Kerja dan Cara Menghadapinya

Author

Ciri orang egois di tempat kerja yang bisa merusak ritme kerja (Istimewa)

GORONTALO — Dalam dunia profesional, kolaborasi adalah kunci. Namun, hampir di setiap kantor, selalu ada sosok yang tampak bekerja dengan agenda tersembunyi.

Psikologi industri menyebut mereka sebagai individu dengan tingkat egosentris yang tinggi.

Mereka adalah orang-orang yang lebih mementingkan keuntungan pribadi di atas kepentingan tim.

Baca juga: Lebih dari Sekadar Kata: 5 Kalimat yang Sering Diucapkan Orang Tulus

Mengetahui ciri-ciri rekan kerja yang egois bukan bertujuan untuk menciptakan permusuhan, melainkan sebagai langkah proteksi agar kesehatan mental dan produktivitas Anda tetap terjaga. Berikut adalah ciri-ciri utamanya:

1. Senang Mencuri "Panggung" dan Apresiasi

Ciri paling mencolok dari orang egois adalah kegemaran mereka mengklaim hasil kerja keras tim sebagai pencapaian pribadi. 

Saat proyek berhasil, mereka akan menjadi orang pertama yang bersuara di depan atasan. 

Baca juga: Ikhtiar Pemkab Gorontalo Lawan Stunting dengan Air Bersih

Sebaliknya, saat terjadi kegagalan, mereka adalah yang paling lihai dalam menunjuk hidung orang lain sebagai penyebabnya.

2. Sulit Mendengarkan, tapi Ingin Didengar

Komunikasi dengan orang egois biasanya terasa seperti jalan satu arah. Mereka sering memotong pembicaraan saat orang lain memberikan ide, tapi akan merasa tersinggung jika pendapatnya tidak segera disetujui. 

Bagi mereka, diskusi bukan ajang bertukar pikiran, melainkan panggung untuk memvalidasi kehebatan diri sendiri.

Baca juga: Revitalisasi Sport Center Limboto: Misi Gusnar Ismail Menuju PENAS XVII

3. Melepas Tangan Saat Terjadi Masalah

Orang yang egois di tempat kerja biasanya hanya mau terlibat dalam bagian tugas yang terlihat menyenangkan atau mendatangkan pujian. 

Begitu ada masalah teknis yang rumit atau pekerjaan administrasi yang melelahkan, mereka tiba-tiba menghilang atau memberikan seribu alasan untuk menghindar. 

Mereka adalah tipe free-rider yang hanya mau hasil, bukan proses.

Baca juga: Sudah Langganan Parkir di Kota Gorontalo tapi Masih Ditagih Jukir? Dokumentasikan Lalu Laporkan ke Dishub

4. Tidak Memiliki Empati terhadap Beban Kerja Rekan

Pernahkah Anda bertemu rekan kerja yang tetap menuntut bantuan mendesak padahal dia tahu Anda sedang berada di bawah tekanan deadline yang ketat? 

Orang egois tidak peduli dengan kesejahteraan orang lain. Bagi mereka, urusan mereka adalah prioritas dunia, sementara kesulitan Anda adalah masalah pribadi Anda sendiri.

5. Sering Melakukan Gaslighting dan Manipulasi

Demi mendapatkan apa yang diinginkan, orang egois tidak ragu untuk memanipulasi informasi. 

Mereka mungkin akan membuat Anda merasa bersalah karena tidak bisa membantu mereka, atau membuat Anda meragukan kemampuan diri sendiri agar mereka bisa tetap terlihat lebih dominan di dalam departemen.

Strategi Menghadapinya

Menghadapi rekan kerja seperti ini membutuhkan batasan yang tegas. Jangan ragu untuk mencatat setiap progres kerja secara tertulis (melalui email atau aplikasi manajemen tugas) sebagai bukti kontribusi Anda.

Bersikaplah profesional, namun tetap waspada agar kebaikan Anda tidak disalahgunakan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU