Selasa, 13 JANUARI 2026 • 10:22 WIB

Tempat Angker di Gorontalo dan Kisah di Baliknya: Ada yang Pernah Dijadikan Film

Author

Gua jin atau Ota lo Jin di Gorontalo Utara (Instagram @ashika190218)

GORONTALOProvinsi Gorontalo tidak hanya dikenal dengan keindahan pantainya, tetapi juga menyimpan sisi kelam berupa mitos dan legenda urban yang membuat bulu kuduk berdiri. 

Di balik rimbunnya hutan dan gelapnya gua, tersimpan narasi tentang dunia lain yang bersinggungan dengan realitas manusia.

Berikut adalah dua lokasi yang dikenal sebagai tempat angker di Gorontalo dengan kisah mistis yang menyelimutinya.

Baca juga: Rekomendasi Tempat Nongkrong Favorit di Limboto: Dari Konsep Estetik Hingga Ruang Diskusi Ikonik

1. Hutan Bakau Bulalo: Misteri Benteng Gaib dan Kuburan Wangi

Hutan bakau di Desa Bulalo, Kecamatan Kwandang, bukan sekadar ekosistem pesisir biasa. Bagi warga setempat, labirin akar bakau ini adalah rumah bagi benteng tak kasat mata. 

Isu ini kembali memuncak pada Februari 2023, saat seorang pencari kerang dikabarkan hilang secara misterius di lokasi tersebut.

Legenda ini bermula dari pengalaman seorang pemburu pada tahun 80-an. Konon, saat tersesat, ia tiba-tiba berhadapan dengan sebuah benteng setinggi 1,5 meter yang memiliki lubang di setiap sisinya. 

Baca juga: Limboto Coffee Street: Tempat Nongkrong Malam di Kabupaten Gorontalo dengan Simfoni Modernitas dan Warisan Sejarah

Anehnya, pintu masuknya hanya ada di bagian atas. Tak jauh dari situ, terdapat kuburan sepanjang 3 meter yang menebarkan aroma bunga sangat wangi, seolah-olah baru saja ada prosesi pemakaman.

Sang pemburu sempat menandai lokasi itu dengan ranting kayu dan guratan pada pohon.

Namun, saat ia kembali beberapa hari kemudian, benteng dan kuburan itu raib tanpa jejak, sementara tanda yang ia buat masih utuh di posisinya.

Baca juga: Masjid Hunto Sultan Amay: Mahar Cinta dan Jejak Awal Cahaya Islam di Bumi Gorontalo

Misteri ini semakin dalam dengan adanya mitos "Emas sebesar parut kelapa" yang dijanjikan penghuni gaib, asalkan ditukar dengan seekor kerbau putih. 

Hingga kini, hilangnya beberapa warga di hutan ini sering kali dikaitkan dengan keberadaan dimensi gaib benteng tersebut.

2. Kotajin: Singgasana Sang Raja dan Batu Berdarah

Bergeser ke Kecamatan Atinggola, terdapat sebuah desa bernama Kotajin. Nama ini secara harfiah merujuk pada "Ota lo Jin" atau Benteng Istana Jin. 

Kesan angker di sini berpusat pada sebuah gua (Guajin) yang dijaga oleh pohon beringin raksasa dengan akar yang membelit bebatuan purba.

Di dalam gua ini, terdapat bongkahan batu alam unik yang diyakini sebagai singgasana Raja Jin Pantai Utara. 

Lokasi ini memiliki aura spiritual yang sangat kental. Konon pada tahun 1880-an, gua ini menjadi tempat berkhalwat para penyiar agama Islam. 

Mereka yang memiliki kemampuan khusus sering kali mendengar lantunan dzikir bergema dari dalam kegelapan gua.

Kisah mistis dari Kotajin, terutama tentang "Batu Berdarah" yang diambil dari kejadian nyata di Gorontalo, begitu fenomenal hingga menarik perhatian industri perfilman nasional. 

Sutradara Nayato Fio Nuala mengangkat legenda ini ke layar lebar melalui film berjudul Otajin" pada tahun 2016, yang dibintangi oleh aktris Nikita Mirzani.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Hulondalo.id, Berbagai Sumber

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU