Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 28 APRIL 2026 • 10:04 WIB

Lonjakan Drastis Situs Komersial Eksploitasi Anak di Tahun 2025

Lonjakan Drastis Situs Komersial Eksploitasi Anak di Tahun 2025Ilustrasi kekerasan terhadap perempuan (Indozone Gorontalo)

GORONTALO — Dunia digital tengah menghadapi krisis keamanan yang mengkhawatirkan. 

Laporan terbaru dari Internet Watch Foundation (IWF) mengungkapkan fakta mengejutkan mengenai pertumbuhan industri gelap eksploitasi seksual anak secara online. 

Sepanjang tahun 2025, jumlah platform yang mengomersialkan konten ilegal tersebut meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem 28–30 April 2026: Daftar Wilayah Siaga, Termasuk Gorontalo

Kondisi ini memicu peringatan keras dari para ahli yang melihat adanya keterlibatan geng kriminal internasional dalam meraup keuntungan besar dari aktivitas keji ini.

Lonjakan Hingga 114 Persen

Berdasarkan data yang dilansir dari The Guardian, IWF mengidentifikasi sebanyak 15.031 situs yang menjual konten pelecehan seksual anak pada tahun 2025. 

Angka ini menunjukkan lonjakan tajam sebesar 114 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 7.028 situs.

Baca juga: 5 Kalimat 'Alarm' Saat Seseorang Mulai Kehilangan Makna Hidup

Analis dalam laporan tersebut menyebutkan bahwa persebaran konten ini kian mengkhawatirkan karena merambah ke berbagai platform media sosial umum. 

Kemudahan akses ini menjadi tantangan besar bagi otoritas keamanan siber di seluruh dunia.

Metode Penyamaran dan Transaksi Digital

Industri ilegal ini terus berevolusi dalam hal teknis maupun finansial.

Baca juga: Ketua TP-PKK Kabgor Dorong Rebranding Posyandu Jadi Pusat Layanan Terpadu

Penyamaran Konten 

Sekitar 16 persen dari situs komersial ini menggunakan teknik kamuflase. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Beautynesia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Lonjakan Drastis Situs Komersial Eksploitasi Anak di Tahun 2025

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!